Home
Login.
Artikelilmiahs
38103
Update
UTARI NINGSIH
NIM
Judul Artikel
Sintesis dan Karakterisasi Membran Polimer Kitosan/LiCF3SO3 Terdispersi Nanopartikel Silika Abu Sekam Padi Sebagai Alternatif Elektrolit Padat Baterai Sekunder
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Baterai sekunder merupakan salah satu jenis baterai yang dapat diisi ulang/rechargeable setelah digunakan. Salah satu komponen penyusunnya adalah elektrolit yang berperan sebagai media transfer ion. Modifikasi elektrolit dilakukan dengan penambahan silika abu sekam padi pada polimer Kitosan/LiCF3SO3 menggunakan metode solution casting. Variasi penambahan silika abu sekam padi yang digunakan adalah 6% b/b. Karakterisasi yang digunakan adalah X-Ray Diffraction (XRD) digunakan untuk menentukan perubahan fasa dan derajat kristalinitas. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan membran polimer berfasa amorf. Derajat kristalinitas yang dihasilkan pada sampel Kitosan, Kitosan/LiCF3SO3¬, dan Kitosan/LiCF3SO3/Silika abu sekam padi adalah sebesar 20,54%, 4,78%, dan 4,15%. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan silika abu sekam padi dapat digunakan dalam membran polimer.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Secondary battery is a type of battery that can be recharged after use. One of its constituent components is an electrolyte that acts as an ion transfer medium. Electrolyte modification was carried out by adding silica ash of rice husks to the Chitosan/LiCF3SO3 polymer using the solution casting method. The variation in the addition of rice husk ash silica used was 6 wt%. The characterization used is X-Ray Diffraction (XRD) used to determine phase changes and degree of crystallinity. The results of XRD characterization show an amorphous facuous polymer membrane. The degree of crystallinity produced in Chitosan, Chitosan/LiCF3SO3, and Chitosan/ LiCF3SO3/Rice husk ash silica was 20.54%, 4.78%, and 4.15%. The conclusion of this study is that the addition of silica ash rice husks can be used in polymer membranes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save