Home
Login.
Artikelilmiahs
38084
Update
ADITYA HILMAN RASYIDIN
NIM
Judul Artikel
Verba Suteru dan Houridasu Sebagai Ruigigo dalam Kalimat Bahasa Jepang yang Terdapat pada Media Sosial Twitter
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan makna verba suteru dan houridasu yang terdapat pada media sosial Twitter ditinjau dari tataran semantik. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode simak catat. Data pada penelitian ini adalah berupa verba suteru dan houridasu yang terdapat dalam kalimat bahasa Jepang yang digunakan dalam unggahan Twitter. Berdasarkan hasil penelitian, verba suteru lebih sering digunakan dalam bentuk futsuukei dan dapat mengalami perubahan fungsi menjadi nomina karena menyatu dengan kata lain serta makna yang digunakan lebih banyak merupakan makna leksikalnya, sedangkan verba houridasu lebih sering digunakan sebagai predikat dalam kalimat dalam bentuk futsuukei dan makna yang digunakan lebih banyak makna gramatikalnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa verba suteru dan houridasu dapat saling menggantikan namun perlu disesuaikan dengan konteks dan nuansa pada kalimat yang akan disubstitusi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to describe the similarities and differences in the meaning of the verbs suteru and houridasu found on the Twitter in terms of the semantic level. The research method used is descriptive qualitative method with data collection techniques using the note-taking method. The data in this study are in the form of suteru and houridasu verbs contained in Japanese sentences used in Twitter uploads. Based on the results of the study, the verb suteru is more often used in the form of futsuukei and can change its function into a noun because it blends with other words and the meaning used is more of a lexical meaning, while the verb houridasu is more often used as a predicate in sentences in the form of futsuukei and the grammatical meaning is used more often. Based on the results of the study, it can be concluded that the verbs suteru and houridasu can replace each other but need to be adjusted to the context and nuances of the sentence to be substituted.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save