Home
Login.
Artikelilmiahs
37953
Update
FATKHUL WILDAN
NIM
Judul Artikel
Majas dan Citraan dalam kumpulan puisi Menenun Rinai Hujan” karya Sapardi Djoko Damono
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Puisi ialah jenis karya sastra dengan relasi yang kuat dengan aturan-aturan spesifik seperti irama, rima serta penyusun bait dan juga baris yang mana bahasanya nampak indah dan juga penuh dengan makna. Majas-majas yang terdapat dalam kaidah puisi akan memberikan arti yang menarik karena memiliki keindahan yang beragam. Selain majas terdapat juga citraan sebagai unsur pembangun puisi. Guna tercapai kesinambungan maksud, pengalaman pembaca juga menjadi bagian dari sebuah proses pemahaman puisi. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apa saja majas yang terdapat dalam kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan” karya Sapardi Djoko Damono, (2) Apa saja jenis citraan dalam kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan” karya Sapardi Djoko Damono. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan majas yang dipakai Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan”. (2) Mendeskripsikan citraan yang dipakai Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan”. Bentuk penelitian adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang hanya menggambarkan fakta-fakta yang diteliti dan dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena tertentu. Dalam mengoleksi data-data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tekni simak, catat dengan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan majas dan citraan pada sepuluh puisi yang terpilih dalam buku kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan” karya Sapardi Djoko Damono. Majas yang ditemukan meliputi majas personifikasi, majasidiom, majas sinisme, majas simile, majas metafora, majas ironi dan majas sarkasme. Selain itu terdapat majas lain yang ditemukan yakni majas retoris atau retorika dan majas pleonasme. Majas yang dominan atau sering muncul yakni majas personifikasi. Citraan yang ditemukan pada sepuluh puisi yang terpilih dalam buku kumpulan puisi “Menenun Rinai Hujan” karya Sapardi Djoko Damono meliputi citraan gerak, citraan penglihatan, citraan perasaan, citraan pendengaran, citraan perabaan dan citraan pencecapan. Citraan yang dominan atau sering muncul yakni citraan penglihatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Poetry is a form of literary work that is bound by certain rules, such as rhythm, rhyme, and composition of stanzas and lines in which they compose language beautifully and meaningfully. The meaning effect produced by the figure of speech in poetry will make poetry an interesting work of art since it has a different and unique beauty value. In addition to figures of speech, there is also imagery as a building element for poetry. In order to achieve continuity of intent, the reader's experience is also part of the process of understanding poetry. The problems in this research are (1) What are the figures of speeches contained in the collection of poetry “Menenun Rinai Hujan” by Sapardi Djoko Damono, (2) What are the types of imagery in the collection of poetry “Menenun Rinai Hujan” by Sapardi Djoko Damono. The objectives of this study are as follows: (1) To describe the figure of speech used by Sapardi Djoko Damono in the collection of poems “Menenun Rinai Hujan”. (2) To describe the imagery used by Sapardi Djoko Damono in the collection of poems “Menenun Rinai Hujan”. This research method is a descriptive qualitative, which is a research that only describes the facts under study and is intended for careful measurement of certain phenomena. Data collection techniques used in this study, including listening techniques, note-taking techniques and purposive sampling. The result of this research is found in the figure of speech and imagery in ten selected poems in the book collection of poems "Menenun Rinai Hujan" by Sapardi Djoko Damono. The figure of speech found included personification, idiom, cynicism, simile, metaphor, irony, and sarcasm. In addition, there are other figures of speech found, a namely rhetorical figure of speech or rhetoric and figure of speech pleonasm. The dominant figure of speech often appears as a personification figure of speech. The imagery found in the ten selected poems in the book collection of poems "Menenun Rinai Hujan" by Sapardi Djoko Damono includes motion images, visual images, feeling images, auditory images, tactile images, and tasting images. The dominant image that often appears is the visual image.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save