Home
Login.
Artikelilmiahs
37688
Update
RATNA NUR INDAHSARI
NIM
Judul Artikel
Struktur Vegetasi dan Spesies Tumbuhan Endemik Indonesia yang Ditemukan di Lereng Timur Gunung Slamet
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Gunung Slamet merupakan salah satu gunung yang terdapat di Jawa Tengah dengan ketinggian sekitar 3.428 m dpl. Hutan di kawasan Gunung Slamet memiliki keranekaragaman baik tumbuhan bawah maupun pepohonannya. Tingginya keanekaragaman tumbuhan tersebut dapat menyebabkan terhadap banyaknya jenis tumbuhan yang populasinya rendah serta memiliki wilayah sebaran yang sempit sehingga berpotensi menjadi endemik. Flora endemik adalah tumbuhan asli suatu daerah yang tidak terdapat di daerah lain yang bukan habitatnya atau flora khas daerah tertentu. Hampir seluruh spesies endemik digolongkan sebagai spesies langka atau rentan terhadap kepunahan. Oleh karena itu maka perlu dilakukan penelitian tentang tumbuhan endemik di hutan Gunung Slamet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan endemik mikrohabitat Lereng Timur Gunung Slamet. Penelitian dilakukan pada ketinggian tempat 1250 m dpl sampai 2500 m dpl menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode garis berpetak. Petak pengamatan pada setiap lokasi ketinggian dibuat pada garis/jalur pengamatan. Garis/jalur pengamatan dibuat membentang serarah dengan arah ketinggian tempat di atas permukaan laut. Ukuran petak pengamatan yang digunakan adalah 10 m x 10 m untuk sampling pohon dan 2 m x 2 m untuk sampling tumbuhan bawah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis indeks keanekaragaman jenis, indeks kemerataan jenis, dan indeks nilai penting untuk mengetahui struktur vegetasi hutan. Uji endemisitas dilakukan untuk mengetahui spesies endemik Indonesia yang ditemukan di Gunung Slamet. Terdapat spesies tumbuhan endemik Indonesia yang ditemukan di Gunung Slamet yaitu Pasang (Lithocarpus javensis Blume), dan Dahu (Dracontomelon dao (Blanco) Merr. & Rolfe). Serta ditemukan spesies tumbuhan endemik Jawa yaitu Edelweis (Anaphalis javanica (DC.) Sch.Bip.),
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mount Slamet is one of the mountains in Central Java with a height of about 3,428 m.a.s.l. The forest in the Mount Slamet area have diversity both undergrowth and trees. The high diversity of these plants will be at risk for many types of plants whose populations are low and have a narrow distribution area so that they become endemic. Endemic flora are plants native to an area that are not found in other areas that are not their habitat or flora typical of a particular area. Almost all endemic species are classified as rare or vulnerable to extinction. Therefore, it is necessary to conduct research on endemic plants in the forest of Mount Slamet. This study aims to determine the diversity of plant species endemic to the microhabitat of the East Slope of Mount Slamet. The study was conducted at an altitude of 1250 m.a.s.l to 2500 m.a.s.l using a survey method with a sampling technique using the checkered line method. Observation plots at each altitude location are made on the observation line/line. Observation lines/lines are made stretching in the direction of the altitude above sea level. The size of the observation plot used was 10 m x 10 m for sampling trees and 2 m x 2 m for sampling understorey. The research data were analyzed using an analysis of the species diversity index, the species evenness index, and the significance index. There are endemic plant species to Indonesia found on Mount Slamet, namely Pasang (Lithocarpus javensis Blume), and Dahu (Dracontomelon dao (Blanco) Merr. & Rolfe), And found species of plants endemic to Java, namely Edelweiss (Anaphalis javanica (DC.) Sch.Bip.).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save