Home
Login.
Artikelilmiahs
37682
Update
ZAHRA RAMADHANTY
NIM
Judul Artikel
Evaluasi Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Yang Didanai Melalui Dana Desa Di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya peningkatan kesejahteraan seluruh aspek kehidupan pada bidang ekonomi, sosial-budaya, politk yang mendukung keberhasilan pembangunan nasional. Salah satu desa di Kabupaten Banyumas yaitu Desa Kedungbanteng melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang didanai oleh dana desa bersifat ekonomi produktif dan non ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evaluasi implementasi program pemberdayaan masyarakat yang didanai melalui dana desa di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Sasaran utama penelitian ini adalah aparatur pemerintah desa dan peserta pelatihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu purposive sampling serta teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis interaktif. Teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Desa Kedungbanteng menunjukkan bahwa pemerintah Desa Kedungbanteng melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang didanai melalui dana desa dengan melakukan pelatihan, salah satunya pelatihan industri kecil (kreasi dari lidi) dan pelatihan pemulasaran jenazah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program pemberdayaan masyarakat yang didanai melalui dana desa di Desa Kedungbanteng berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Namun, adanya perbedaan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat desa. Pelatihan industri kecil (kreasi dari lidi) merupakan program penurunan wewenang pemerintah pusat masih belum membawa manfaat bagi masyarakat. Sebaliknya, pelatihan pemulasaran jenazah merupakan program yang melibatkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan sehingga mendatangkan manfaat yang cukup besar bagi lingkungan sosialn masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Community empowerment is one of the efforts to improve the welfare of all aspects of life in the economic, socio-cultural, political fields that support the success of national development. One of the villages in Banyumas Regency, namely Kedungbanteng Village, carries out community empowerment activities funded by village funds that are productive and non-economic in nature. The purpose of this study was to describe the evaluation of the implementation of community empowerment programs funded through village funds in Kedungbanteng Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. The main targets of this research are village government officials and training participants. The research method used in this research is descriptive qualitative research. The informant selection technique used is purposive sampling and the analysis technique in this study uses interactive analysis methods. Data collection techniques are in-depth interviews, observation and documentation. Based on research conducted in Kedungbanteng Village, it shows that the Kedungbanteng Village government carries out community empowerment activities funded through village funds by conducting training, one of which is small industry training (creations from sticks) and training on revolving corpses. The results of this study indicate that the implementation of the community empowerment program funded through village funds in Kedungbanteng Village is running well according to the planned schedule. However, there are differences in the benefits felt by the village community. Small industry training (creation from sticks) is a program to reduce the authority of the central government, which still does not bring benefits to the community because the village government is not optimal in terms of providing capital, human resources, and not paying attention to the ability of the community with the difficulty level of training. On the other hand, training for relocation of corpses is a program that involves community participation from planning to implementation so that it brings considerable benefits to the social environment of the community.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save