Home
Login.
Artikelilmiahs
37678
Update
ERNY YUNITA
NIM
Judul Artikel
Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi dan Pendapatan Usaha Lanting Di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
UMKM lanting di Kecamatan Adipala masih kurangnya pengetahuan tentang efisiensi penggunaan faktor produksi seperti singkong, bumbu-bumbu (garam, bawang putih, ketumbar), tenaga kerja, kayu bakar, dan minyak goreng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi lanting, (2) tingkat skala usaha, (3) tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi lanting, dan (4) besarnya pendapatan dalam UMKM lanting di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Adiraja Adireja Wetan, dan Adireja Kulon dengan jumlah 30 UMKM dan penentuan sampel dilakukan secara sensus. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2021. Proses pengolahan data dilakukan menggunakan software Microsoft excel dan software SPSS 20.0. Analisis data yang digunakan yaitu analisi fungsi produksi Cobb-Douglas, analisis skala usaha, analisis efisiensi harga, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial faktor produksi singkong dan minyak goreng berpengaruh secara signifikan. Sementara bumbu-bumbu, tenaga kerja, dan kayu bakar berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi lanting. Skala usaha UMKM lanting sebesar 0,942 < 1 yaitu berada pada kondisi skala usaha decreasing return to scale. Hasil analisis efisiensi harga UMKM lanting di Kecamatan Adipala menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi belum efisien. Rata-rata pendapatan yang dihasilkan yaitu sebesar Rp270.648,72 untuk satu kali produksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
UMKM Lanting in Adipala District still lack knowledge about the efficient use of production factors such as cassava, spices (salt, garlic, coriander), labor, firewood, and cooking oil. This study aims to analyze (1) the influence of production factors on lanting production, (2) the level of business scale, (3) the efficiency level of using lanting production factors, and (4) the amount of income in UMKM lanting in Adipala District, Cilacap Regency, Central Java.This research was conducted in the villages of Adiraja Adireja Wetan, and Adireja Kulon with a total of 30 MSMEs and the determination of the sample was carried out by census. This research was conducted in October 2021. The data processing was carried out using Microsoft Excel software and SPSS 20.0 software. Analysis of the data used are Cobb-Douglas production function analysis, business scale analysis, price efficiency analysis, and income analysis.The results of this study indicate that partially the production factors of cassava and cooking oil have a significant effect. Meanwhile, spices, labor, and firewood have no significant effect on lanting production. UMKM lanting business scale is 0.942 < 1, which is in a decreasing return to scale business scale condition. The results of the analysis of the efficiency of UMKM lanting prices in Adipala District show that the use of production factors is not efficient. The average income generated is Rp270.648,72 for one production.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save