Home
Login.
Artikelilmiahs
37624
Update
GABRIEL JANRIO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENYELESAIAN PERKARA PERDATA BERDASAR WANPRESTASI DAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PERKARA NOMOR : 3206 K/Pdt/2020
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 3206 K/Pdt/2020 mengenai tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh debitur atas suatu perjanjian jual beli sebidang tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Tindakan yang dilakukan oleh Tergugat dalam permasalahan hukum yang terjadi pada perkara Putusan Nomor 3206 K/Pdt/2020 merupakan wanprestasi atau perbuatan melawan hukum. Selanjutnya, tujuan dari peleitian ini juga dimaksudkan untuk menganalisis pertimbangan hukum pada perkara yang terjadi melalui rangkaian peradilan hingga memperoleh putusan dalam perkara Putusan Nomor 3206 K/Pdt/2020. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Jenis dan sumber bahan hukum yang terdapat dalam penelitian ini berasal dari data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan menggunakan metode pengumpulan data studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh Partono selaku penjual dalam Putusan Nomor 3206 K/Pdt/2020 bukanlah perbuatan melawan hukum melainkan wanprestasi, dikarenakan sumber daripada permasalahan yang timbul diantara Partono selaku penjual dengan Drs. H.M Djowaeni adalah perjanjian jual beli sebidang tanah yang tidak terpenuhi dalam pelaksanaannya, serta tindakan Partono yang tidak memenuhi unsur-unsur daripada perbuatan melawan hukum. Selanjutnya berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa pertimbangan hakim pada Putusan Nomor 3206 K/Pdt/2020 dalam perkara yang terjadi melalui rangkaian peradilan hingga memperoleh putusan dalam Tingkat Kasasi yang melakukan perubahan terhadap Judex Factie pada Tingkat Pertama dan Tingkat Banding yang semula menyatakan bahwa tindakan dari Partono selaku penjual merupakan Perbuatan Melawan Hukum menjadi Wanprestasi dinilai sudah tepat dikarenakan Majelis Hakim dalam pertimbangannya memperhatikan mengenai adanya suatu perjanjian yang tidak terpenuhi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was conducted on the Supreme Court Decision Number 3206 K / Pdt / 2020 regarding the act of default committed by the debtor on a sale and purchase agreement of a piece of land. The purpose of this study is to analyze the actions carried out by the Defendants in legal problems that occur in the case of Decision No. 3206 K / Pdt / 2020 is a default or unlawful act. Furthermore, the purpose of this investigation is also intended to analyze legal considerations in cases that occur through a series of courts to obtain a verdict in the case of Decision No. 3206 K / Pdt / 2020. This research uses a normative juridical approach method with prescriptive research specifications. The types and sources of legal materials contained in this study come from secondary data which includes primary, secondary, and tertiary legal materials using the literature study data collection method. Based on the results of the research conducted, it was obtained that the acts or actions committed by Partono as the seller in Decision Number 3206 K / Pdt / 2020 were not unlawful acts but defaults, because the source of the problems that arose between Partono as the seller and Drs. H.M Djowaeni was the agreement to buy and sell a piece of land that was not fulfilled in its implementation, and Partono's actions that do not meet the elements of the unlawful act. Furthermore, based on the data from the research conducted, the results of the judges' considerations in Decision No. 3206 K / Pdt / 2020 in cases that occurred through a series of courts to obtain a judgment in the Cassation Level which made changes to the Judex Factie at the First Level and the Appeal Level which originally stated that the actions of Partono as the seller were Unlawful Acts to Default were considered appropriate because the Panel of Judges in his considerations were concerned as to the existence of an unfulfilled agreement.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save