Home
Login.
Artikelilmiahs
37599
Update
DELIANA PRITADEWI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAMBU AIR CITRA (Syzygium samarangense) DI DESA KARANGCENGIS KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jambu air citra (Syzygium samarangense) merupakan salah satu komoditi tanaman hortikultura yang mempunyai prospek baik untuk dikembangkan di Indonesia. Salah satu daerah penghasil jambu air citra adalah Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Tanaman buah jambu air citra di Desa Karangcengis memiliki luas lahan sebesar 13 hektar, dengan hasil produksi jambu air citra pada tahun 2020 mencapai 48,75 ton. Oleh karena itu, peninjauan kelayakan dalam melakukan usaha melalui studi kelayakan usaha diperlukan untuk menghindari penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis kelayakan usahatani jambu air citra berdasarkan aspek finansial (NPV, IRR, B/C) dan menganalisis tingkat sensitivitas terhadap perubahan jumlah produksi dan harga jual jambu air citra. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei, analisis data yang dilakukan pada penelitian ini terdiri analisis kuantitatif. Berdasarkan aspek finansial menunjukkan nilai NPV sebesar Rp133.721.944,47, nilai IRR sebesar 11 persen, net B/C sebesar 1,818, dan PP sebesar 7,933. Dengan demikian, maka usahatani jambu air citra layak diusahakan. Hasil analisis sensitvitas untuk penurunan jumlah produksi sebesar 3,29 persen setiap tahunnya menunjukkan usahatani masih layak diusahakan. sedangkan untuk analisis sensitivitas dengan penurunan harga jual jambu air sebesar 15 persen menunjukkan usahatani jambu air citra masih layak untuk dilaksanakan oleh para petan dan analisis sensitivitas dengan penurunan harga jual jambu air sebesar 50 persen menunjukkan usahatani jambu air citra tidak layak untuk dilaksanakan oleh para petani.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Citra water guava (Syzygium samarangense) is one of the horticultural crop commodities that have good prospects for development in Indonesia. One of the guava producing areas is Karangcengis Village, Bukateja District, Purbalingga Regency. The guava fruit plant in Karangcengis Village has a land area of 13 hectares, with the production of guava water in 2020 reaching 48.75 tons. Therefore, it is timely in carrying out the necessary efforts to make large investments that turn out to be unprofitable. This study aims to: Analyze the feasibility of water guava farming based on financial aspects (NPV, IRR, B/C) and analyze the level of sensitivity to changes in the amount of production and selling price of guava. The research was conducted using a survey method, the data analysis carried out in this study consisted of quantitative analysis. Based on the financial aspect, the NPV value of Rp133.721.944,47, an IRR value of 11 percent, a net B/C of 1.818, and PP a 7,933. Thus the cultivation of guava water image is feasible. The results of the sensitivity analysis of the decrease in the amount of production by 3.29 percent per year show that farming is still feasible. The sensitivity analysis with a decrease in the selling price of water guava by 15 percent, indicates that guava cultivation is feasible for farmers to do and sensitivity analysis with a decrease in selling price of guava by 50 percent indicates that guava cultivation is not feasible for farmers to carry out
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save