Home
Login.
Artikelilmiahs
3758
Update
ELY ERMAWATI
NIM
Judul Artikel
SERTIFIKASI ORGANIK SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul sertifikasi organik sebagai strategi pemberdayaan masyarakat desa. Hal yang melatarbelakangi peneliti untuk mengangkat permasalahan ini adalah; fenomena sertifikasi organik yang dinilai sebagai salah satu faktor penyebab gagalnya kebijakan go organik 2010. Adanya sertifikasi yang merupakan bagian dari regulasi dalam sistem pasar pangan organik, dalam implementasinya tidak sesuai dengan realitas dan budaya petani organik di Indonesia yang notabene tinggal didaerah pedesaan dengan akses informasi dan fasilitas distribusi yang minim. Akan tetapi, ada sebuah fenomena menarik di Kecamatan Cilongok Banyumas ketika sekelompok petani gula kelapa yang merupakan pengusaha kecil skala rumahan, justru mampu melakukan sertifikasi organik. peneliti tertarik untuk mengkaji strategi yang digunakan dalam melakukan sertifikasi, dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan Proses Sertifikasi organik terkait upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu peneliti melukiskan atau menggambarkan mengenai suatu fenomena, sehingga data yang dihasilkan berupa data deskriptif, ucapan, tulisan, dan perilaku dari sasaran itu sendiri. Jenis data yang digunakan primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, ditarik suatu kesimpulan bahwa dalam fenomena sertifikasi organik di Kecamatan Cilongok Banyumas, terdapat suatu proses good governance dalam suatu fungsi manajemen pembangunan. Hal ini terlihat dari adanya sinergi tiga agen pembangunan dalam proses implementasinya yaitu; pemerintah sebagai penerbit kebijakan, LSM sebagai pelaku pemberdayaan dan dunia usaha sebagai pelaku pembangunan ekonomi. Selain itu, sertifikasi organik sebagai strategi pemberdayaan tampaknya cukup efektif. Proses pemberdayaan dengan strategi Sertifikasi organik sebenarnya lebih pada upaya meningkatkan keberdayaan petani sebagai produsen lokal untuk dapat bersaing ditengah perdagangan global dengan melakukan upaya peningkatan kemampuan organisasi lokal dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan diluar organisasi. Kata kunci : program sertifikasi organik, pemberdayaan masyarakat
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study titled organic certification as a rural community empowerment strategy. The background to the researchers to address this issue is; phenomena of organic certification which is considered as one of the factors causing the failure of the policy go organic in 2010. The existence of the certification, which is part of the regulation of the organic food market system, the implementation does not match the reality and culture of organic farmers in Indonesia who in fact live in rural areas with access to information and distribution facilities are minimal. However, there is an interesting phenomenon in Banyumas district when a group of farmers Cilongok coconut sugar which is a small-scale home-based businesses, it is able to perform organic certification. Researchers interested in reviewing the strategy used in the certification, and its impact on rural welfare. This study aims to analyze and describe the organic certification process related to the economic empowerment of rural communities. This research uses descriptive qualitative method, the researchers describe or depict the phenomenon, so that the data generated in the form of descriptive data, speech, writing, and behavior of the target itself. Types of data used primary and secondary. The sampling technique used purposive sampling. From the results of research and discussion that has been described, drawn a conclusion that the phenomena of organic certification in the District Cilongok Banyumas, there is a process of good governance in a construction management functions. It is evident from the synergy of three agents of development in the process of implementation, namely: government as the publisher policy, NGOs as agents of empowerment and the business as a principal economic development. In addition, organic certification as an empowerment strategy seems to be quite effective. The process of empowerment with organic certification strategy is actually more on efforts to improve the empowerment of farmers as local manufacturers to compete amid the global trade by making efforts to increase the capacity of local organizations to adapt to the environment outside the organization. Keywords: organic certification program, community
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save