Home
Login.
Artikelilmiahs
37505
Update
WAHYU SETIYAWAN
NIM
Judul Artikel
ANALISIS USAHA GULA KELAPA CETAK DI UD.NGUDI LESTARI KECAMATAN KEBASEN KEBUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Agroindustri adalah cabang sektor industri pengolahan yang menggunakan output sektor pertanian untuk bahan baku utamanya. Salah satu komoditas pertanian yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan adalah komoditi kelapa. Salah satu agroindustri yang mengolah komoditi kelapa menjadi gula kelapa di Kabupaten Banyumas adalah UD. Ngudi Lestari. Metode yang dipakai pada penelitian ini yaitu studi kasus. Penelitian dilaksanakan di UD. Ngudi Lestari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, sejak 7 Mei sampai 5 Juni 2022. Analisis yang dipakai untuk mengukur kelayakan usaha gula kelapa yaitu analisis biaya, penerimaan, keuntungan, R/C ratio dan Break Even Point(BEP). Hasil perhitungan analisis kelayakan usaha pada agroindustri gula kelapa UD. Ngudi Lestari 1 dan UD. Ngudi Lestari 2 yaitu diketahui biaya tetap sebesar Rp2.645.171,00 dan Rp892.605,00, biaya variabel sebesar Rp771.884.250,00 dan Rp298.967.000, biaya total sebesar Rp774.529.421,00 dan Rp299.859.605,00, penerimaan sebesar Rp810.018.000 dan Rp324.306.000 serta keuntungan sebesar Rp35.488.579,00 dan Rp24.446.395,00. Kemudian, untuk menilai agroindustri ini layak atau tidak dikembangkan maka dilihat dari nilai R/C ratio dan Break Even Point. Nilai R/C ratio UD. Ngudi Lestari 1 dan UD. Ngudi Lestari 2 diperoleh sebesar 1,04 dan 1,08. Nilai R/C ratio yang lebih dari satu berarti agroindustri ini layak untuk dikembangkan. Hasil perhitungan BEP produksi UD. Ngudi Lestari 1 dan UD. Ngudi Lestari 2 sebesar 3.122,988 kg dan 634,854 kg, BEP harga Rp17.211,00 dan Rp16.643,00 dengan BEP penerimaan sebesar Rp52.903,00 dan Rp11.157.562,00. Nilai rentabilitas yang diperoleh UD. Ngudi Lestari 1 dan UD. Ngudi Lestari 2 sebesar 4,5 persen dan 8,1 persen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Agroindustry is a branch of the manufacturing industry sector that utilizes the output of the agricultural sector as its main raw material. One of agricultural commodities in Indonesia which has great potential to be developed is coconut commodity. Agroindustry which process coconut commodity become palm sugar product in Banyumas Regency one of them is UD. Ngudi Lestari. The method used in this research is a case study. This research was did in UD. Ngudi Lestari Kalisalak Village, district of Kebasen, Banyumas Regency, Mey 7 to June 5, 2022. Analytical methods used to determine palm sugar business feasibility are cost analysis, revenue, profit, R/C ratio, Break Even Point (BEP), and profitability. Result of calculation of business feasibility analysis on palm sugar agroindustry UD. Ngudi Lestari 1 and UD. Ngudi Lestari 2 is known that the fixed cost of Rp2.645.171,00 and Rp892.605,00, variable cost of Rp771.884.250,00 and Rp298.967.000,00 total cost of Rp 774.529.421,00 and Rp 299.859.605,00, revenue of Rp810.018.000 and Rp 324.306.000 and also profit of Rp35.488.579,00 and Rp24.446.395,00. Then, to know the agroindustry is feasible or not developed can be seen from the value of R/C ratio and Break Even Point. The value of R/C ratio UD. Ngudi Lestari 1 and UD. Ngudi Lestari 2 is 1,04 and 1,08. The value of R/C ratio more than one means that this agroindustry is feasible to be developed. The calculation result for BEP of production UD. Ngudi Lestari 1 and UD. Ngudi Lestari 2 is 3.122,988 kg and 634,854 kg of palm sugar an d BEP of price at Rp17.211,00 and Rp16.643,00 with BEP of revenue at Rp52.903,00 and Rp11.157.562,00. The value of economic profitability UD. Ngudi Lestari 1 and UD. Ngudi Lestari 2 is amounted 4,5 percent and 8,1 percent.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save