Home
Login.
Artikelilmiahs
37497
Update
KHARIS BLESSING SIREGAR
NIM
Judul Artikel
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANYUMAS TAHUN 2018 DI KELURAHAN PABUWARAN, KECAMATAN PURWOKERTO UTARA, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Tahun 2018 di Kelurahan Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 di Kelurahan Pabuwaran, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dan kendala apa saja yang dihadapi masyarakat di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah berbagai pendekatan yang dilakukan oleh partisipasi politik masyarakat Kelurahan Pabuaran pada pilbup mencapai 75,52%. Kelurahan Pabuaran menduduki urutan ke-7 atau paling akhir untuk tingkat Kecamatan Purwokerto Utara meskipun sudah dilakukan berbagai macam strategi untuk meningkatkan tingkat partisipasi politik masyarakat yang dilakukan oleh Tokoh Masyarakat, Tim Sukses Achmad Husein – Sadewo, Pengurus PDIP, Tokoh Perempuan, KPPS Kelurahan Pabuwaran dan Perwakilan dari KPU Banyumas yaitu telah melakukan sosialisasi, mengajak masyarakat untuk memilih salah satu pasangan calon, melakukan kampanye, dialog, dan lainnya dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat di Kelurahan Pabuwaran. Adapun kendala yang dihadapi dalam partisipasi politik masyarakat di Kelurahan Pabuwaran yaitu kurang paham terkait kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas; Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat untuk ikut memilih pada saat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas; Adanya pekerja yang melakukan pekerjaannya di luar kota sehingga tidak dapat meninggalkan pekerjaan pada saat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas; Masih ada masyarakat yang kurang peduli terhadap Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas karena merasa kecewa, tidak mendengar aspirasi masyarakat dan tidak merangkul masyarakat kecil; Sebagian masyarakat di Kelurahan Pabuwaran adalah pendatang yang hanya bekerja dibidang swasta, mempunyai bisnis, dan masih ada beberapa masyarakat yang belum percaya kepada kedua calon bupati.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled "Public Political Participation in the Election of Regent and Deputy Regent of Banyumas in 2018 in Pabuwaran Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency". The purpose of this study is to explain about Community Political Participation in the Election of Regents and Deputy Regents in 2018 in Pabuwaran Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency and what obstacles are faced by the community in Pabuaran Village, North Purwokerto District, Banyumas Regency in the Election of Regent and Deputy Regent. Regent of 2018. The method used in this study is a qualitative research method. The approach used is a case study approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study are the various approaches taken by the political participation of the Pabuaran Village community in the Pilbup reaching 75.52%. Pabuaran Village ranks 7th or last for North Purwokerto Regency although various strategies have been carried out to increase the level of community political participation carried out by Community Leaders, Achmad Husein – Sadewo Success Team, PDIP Management, Women Leaders, Pabuwaran Village KPPS and Representatives from KPU Banyumas has carried out socialization, inviting the public to choose one candidate pair, conducting campaigns, dialogues, and others in increasing the political participation of the people in Pabuwaran Village. Obstacles faced in community political participation in Pabuwaran Village are the lack of understanding of the two pairs of candidates for Regent and Deputy Regent of Banyumas; Lack of socialization to the public to participate in the election of the Regent and Deputy Regent of Banyumas; there are workers who carry out their work outside the city so that they cannot leave their work during the election of the Regent and Deputy Regent of Banyumas; There are still people who do not care about the election of the Regent and Deputy Regent of Banyumas because they feel disappointed, do not hear the aspirations of the community and do not embrace the small community; Most of the people in Pabuwaran Village are immigrants who only work in the private sector, have businesses, and there are still some people who do not believe in the two candidates for regent.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save