Home
Login.
Artikelilmiahs
37445
Update
TRI CAHYA RAMDHANI
NIM
Judul Artikel
Peran Modal Sosial dalam Penyelenggaraan Pembelajaran di Pesantren pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di Pondok Pesantren Zam zam Muhammadiyah Cilongok, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya modal sosial yang dimiliki oleh pesantren dalam pembelajaran di masa pandemi covid-19. Tulisan ini didasarkan pada penelitian kualitatif dengan melakukan serangkaian observasi, wawancara dan FGD atas model pembelajaran yang dilakukan pesantren. Dari hasil penelitian ini bahwa pesantren zam-zam Muhammadiyah menempuh strategi pembelajaran dengan metoda on-line di awal pandemi dan kembali off-line Ketika pandemi sudah mulai mereda dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, kedua metode tersebut berhasil dijalankan berkat adanya modal sosial yang dimiliki pesantren. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kepercayaan yang tinggi yang diberikan baik oleh wali santri maupun pemerintah daerah untuk pesantren menyelenggarakan pembelajaran secara on-line maupun off-line. Beberapa pesantren di masa pandemi, bahkan tidak dapat menyelenggarakan model pembelajaran on-line, karena berbagai keterbatasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandemi menuntut pesantren untuk berstrategi untuk tetap terselenggarakannya pembelajaran di pesantren. Sejalan dengan penelitian ini menyarankan perlunya kesiapan pesantren dalam menghadapi kondisi pandemi. Kata Kunci: Modal Sosial, Pandemi, Pembelajaran di Pesantren.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to examine the importance of social capital owned by Islamic boarding schools in learning during the COVID-19 pandemic. This paper is based on qualitative research by conducting a series of observations, interviews and FGDs on the learning model carried out by Islamic boarding schools. From the results of this study, the Muhammadiyah zam-zam Islamic boarding school adopted a learning strategy using the on-line method at the beginning of the pandemic and back off-line. When the pandemic had begun to subside with very strict health protocols, both methods were successfully implemented thanks to the social capital owned by the pesantren. . This can be seen from the high level of trust given by both the guardians of the students and the local government for Islamic boarding schools to carry out on-line and off-line learning. Some Islamic boarding schools during the pandemic were not even able to organize on-line learning models, due to various limitations. This study concludes that the pandemic requires pesantren to have a strategy to keep learning in pesantren. In line with this research, it suggests the need for pesantren's readiness in dealing with pandemic conditions. Keywords: Social Capital, Pandemic, Islamic Boarding School Learning.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save