Home
Login.
Artikelilmiahs
37424
Update
SARIF HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
Strategi Penghidupan Buruh Pemetik Teh di PT Perkebunan Tambi Kabupaten Wonosobo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mendeskripsikan strategi penghidupan buruh pemetik teh di Unit Perkebunan Tambi, PT Perkebunan Tambi Kabupaten Wonosobo dalam mempertahankan hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sasaran penelitian dalam penelitian ini adalah buruh pemetik teh di Unit Perkebunan Tambi, PT Perkebunan Tambi, teknik penentuan dilakukan dengan purposive sampling. Sumber data yang digunakan berupa data primer (hasil wawancara, dan observasi) dan data sekunder (literatur, dokumentasi, dan hal lain yang mendukung data penelitian). Hasil penelitian menunjukan strategi penghidupan yang digunakan oleh buruh pemetik teh di Unit Perkebunan Tambi, PT Perkebunan Tambi adalah rekayasa sumber nafkah dan pola nafkah ganda. Rekayasa sumber nafkah dilakukan oleh keluarga yang memiliki sawah dan ladang untuk digarap dan dimanfaatkan hasilnya baik untuk dikonsumsi sendiri ataupun untuk dijual. Kemudian, pola nafkah ganda yang dilakukan adalah dengan mengkombinasikan aktivitas keluarga pada sektor pertanian (buruh pemetik) dan sektor non pertananian yang dilakukan oleh anggota keluarga. Pemilihan strategi penghidupan yang digunakan oleh keluarga tergantung pada akses dan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan modal yang tersedia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study describes the livelihood strategies of tea pickers at the Tambi Plantation Unit, PT Perkebunan Tambi, Wonosobo Regency in maintaining their lives. This research uses qualitative method. The research targets in this study were tea pickers at the Tambi Plantation Unit, PT Perkebunan Tambi, the determination technique was carried out by purposive sampling. Sources of data used in the form of primary data (interviews, and observations) and secondary data (literature, documentation, and other things that support research data). The results showed that the livelihood strategies used by tea pickers at the Tambi Plantation Unit, PT Perkebunan Tambi were engineering a source of income and a double income pattern. The engineering of livelihoods is carried out by families who own rice fields and fields to cultivate and use the results either for their own consumption or for sale. Then, the double income pattern that is carried out is by combining family activities in the agricultural sector (picking laborers) and the non-agricultural sector carried out by family members. The choice of livelihood strategy used by the family depends on the access and ability of the family to utilize the available capital.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save