Home
Login.
Artikelilmiahs
37383
Update
RISTIA WIDIYANTI
NIM
Judul Artikel
DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR CENGKEH INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL ASEAN-India Free Trade Agreement (AIFTA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cengkeh adalah salah satu komoditas ekspor yang berkontribusi nyata dalam perekonomian Indonesia. Ekspor cengkeh Indonesia mengalami fluktuasi di negara tujuan utma ekspor yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, dan India yang termasuk dalam negara pengimpor cengkeh terbesar dalam skema AIFTA. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui posisi daya saing ekspor komoditas cengkeh Indonesia di pasar internasional, 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor komoditas cengkeh Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data dari data instansi pemerintah dan badan internasional terkait yang memiliki dokumentasi data mengenai kegiatan ekspor cengkeh Indonesia dengan menggunakan metode deskritif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada 1 sampai dengan 30 Juli 2021. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD) dan Gravity Model. Hasil penelitian menunjukkan :1) Posisi daya saing cengkeh Indonesia di pasar internasional memiliki daya saing yang kuat dan ideal dengan nilai rata-rata RCA>1 dan posisi pasar komoditas cengkeh yang berada pada posisi rising star. Komoditas cengkeh Indonesia berada pada posisi yang menguntungkan dengan pertumbuhan pangsa pasar yang positif di pasar internasional. 2) Faktor yang mempengaruhi ekspor cengkeh Indonesia secara signifikan adalah harga ekspor, populasi negara tujuan, jarak ekonomi, GDP negara tujuan, dan dummy AIFTA, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dollar dan indeks harga konsumen tidak berpengaruh signifikan. Kata kunci : Cengkeh, Daya Saing, Gravity Model, Ekspor, AIFTA
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cloves Cloves are one of the export commodities that contribute significantly to the Indonesian economy. Indonesia's clove exports fluctuated in the main export destination countries, namely Malaysia, Singapore, Vietnam, and India, which were included in the largest clove importing countries in the AIFTA scheme. This study aims to: 1) determine the position of Indonesia's clove commodity exports competitiveness in the international market, 2) determine the factors that affect the export of Indonesian clove commodities. This research was conducted by taking data from relevant government agencies and international agencies that have documented data on Indonesian clove export activities using quantitative descriptive methods. The research was carried out on 1 to 30 July 2021. The type of data used was secondary data. The analytical methods used are Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamics (EPD) and Gravity Model The results showed: 1) The competitive position of Indonesian cloves in the international market has a strong and ideal competitiveness with an average RCA value> 1 and the clove commodity market position is in a rising star position. The Indonesian clove commodity is in an advantageous position with positive market share growth in the international market. 2) The factors that significantly affect Indonesia's clove exports are export prices, population of destination countries, economic distance, GDP of destination countries, and the AIFTA dummy, while the rupiah exchange rate against the dollar and the consumer price index have no significant effect.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save