Home
Login.
Artikelilmiahs
37365
Update
VIQRA RAHMATILLAH BUDININGTYAS
NIM
Judul Artikel
KEPENTINGAN CINA DALAM MEMPERKUAT INDUSTRI MANUFAKTUR MELALUI KEBIJAKAN MADE IN CHINA 2025
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cina telah membuat pencapaian besar dalam pengembangan industri, pencapaian ini didorong oleh strategi pengembangan industri yang tepat dan kebijakan industri yang berubah. Kajian ini menganalisis dan melihat kepentingan China dalam memperkuat industri manufaktur melalui kebijakan “Made in China 2025”. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Teori Neo-Merkantilisme untuk menganalisis bagaimana sistem neo-merkantilisme yang dipraktikkan oleh Cina untuk menciptakan kekayaan dalam ekonomi politik. Berdasarkan asumsi dasar teori neo-merkantilisme, dalam penelitian ini penulis melihat bahwa kebijakan Made in China 2025 merupakan bagian dari kepentingan Cina untuk mencapai commanding heights dalam perekonomian global, meningkatkan nilai ekspor dan memperkuat posisinya untuk memimpin industri manufaktur global.
Abtrak (Bhs. Inggris)
China has made great achievements in industrial development, these achievements are driven by the correct industrial development strategy and the changing industrial policies. This study analyzes and seeks the interests of China to strengthen the manufacturing industry with the industrial policy plan “Made in China 2025”. In this research, the author utilizes the Theory Neo-Mercantilism to analyze how the neo-mercantilism system practiced by China to create wealth in a political economy. Based on the basic assumptions of the theory of neo-mercantilism, in this research the author seeks that the policy Made in China 2025 is part of China's interest to get a commanding heights from the global economy, increasing the value of exports and strengthening their position to lead the global manufacturing industry.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save