Home
Login.
Artikelilmiahs
37345
Update
Indah Sulistiani Kusuma
NIM
Judul Artikel
DETERMINAN PERILAKU DIET PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 103 JAKARTA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Isu rentan yang sering dialami remaja putri adalah menyangkut perubahan bentuk tubuh, kesehatan mental dan pergaulan. Perubahan bentuk tubuh menyebabkan remaja berkeinginan untuk melakukan berbagai macam diet. Perilaku diet yang salah akan menyebabkan masalah kesehatan seperti anemia dan defisiensi zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku diet pada remaja putri di SMAN 103 Jakarta. Metodologi : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Variabel penelitian : pengetahuan diet, body dissatisfaction, paparan media, peran teman sebaya, dan peran keluarga. Populasi penelitian adalah remaja putri berusia 16-18 tahun dengan sampel penelitian sebanyak 171 responden yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan google form. Uji yang dilakukan : univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukan perilaku diet baik yang mendukung kesehatan (53,2%). Hasil analisis bivariat yang berhubungan adalah variabel body dissatisfaction(p=0,042), peran teman sebaya (p=0,029), peran keluarga (p=0,016). Analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh yaitu paparan media (OR=2,168), peran teman sebaya (OR=1,978), dan peran keluarga (OR=2, 397). Simpulan : Peran keluarga adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku diet pada remaja putri di SMAN 103 Jakarta (OR=2,397). Saran : Memfasilitas kegiatan seminar atau penyuluhan kesehatan tentang pedoman gizi seimbang dan self love kapada seluruh siswa secara berkala.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The most vulnerable issues that are often experienced by young women are related to changes in body shape, social and mental health. Changes in body shape causes the youth to desire to go on a wide variaty of diets behavior. Deviant dietary behavior will cause health problems such as anemia and nutrient deficiencies. Therefore, this study aims to determine the determinants of dietary behavior in teenage girls at SMAN 103 Jakarta. Methods : This study uses quantitative research with a cross-sectional approach. Research variables: knowledge of diet, body dissatisfaction, media exposure, the role of friends, and the role of family. The study population was young women aged 16- 18 years with a research sample of 171 respondents who were selected based on purposive sampling. Data collection using an online form (google form). The tests performed were univariate, bivariate (chi-square), and multivariat (logistic regression). Result : This study shows categorized as good dietary behavior that supports health (53.2%). The results of the bivariate analysis that related were body dissatisfaction variables (p=0,042), friend roles (p=0,029), family roles (p=0,016). Multivariat analysis showed that the influential variables were media exposure (OR=2,168), friend roles (OR=1,978), and family roles (OR=2,397). Conclusion : The role of the family is the most influential variable on the dietary behavior of teenage girls at SMAN 103 Jakarta (OR=2, 397). Suggestion : Facilitating a seminar activities or health counseling of balanced nutrition guides and self love to all students periodically.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save