Home
Login.
Artikelilmiahs
37298
Update
MUHAMMAD HAEKAL HARIZ
NIM
Judul Artikel
KESADARAN HUKUM REMAJA TERHADAP PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan dan kontribusi kesadaran hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan sebagai upaya peningkatan kesehatan reproduksi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dengan responden sebanyak 45 (empat puluh lima) orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis sumber data meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, kepustakaan, dan dokumenter. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik editing, coding, dan tabulating kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan tabel data. Analisis data kuantitatif mengunakan metode statistik sederhana yaitu distribusi frekuensi analisis dan tabel silang analisis, sedangkan analisis data kualitatif menggunakan metode analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan sebagai upaya peningkatan kesehatan reproduksi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas adalah tinggi, hal ini dapat diukur dengan indikator sebagai berikut: sedangnya tingkat pengetahuan hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan; tingginya tingkat pemahaman hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan; banyaknya sikap setuju remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan; dan banyaknya pola perilaku remaja yang kurang sesuai terhadap pendewasaan usia perkawinan. Kesadaran hukum remaja terhadap pendewasaan usia perkawinan cukup memberikan kontribusi secara positif terhadap upaya peningkatan kesehatan reproduksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the level of legal awareness of adolescents and the contribution of adolescents to the maturation of the age of marriage as an effort to improve reproductive health in Kotayasa Village, Sumbang District, Banyumas Regency. This research uses quantitative research methods with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research is located in Kotayasa Village, Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency with 45 (forty five) respondents. The research sample was taken using simple random sampling. Types of data sources include primary and secondary data obtained by using questionnaires, literature, and documentary methods. The collected data is processed using editing, coding, and tabulating techniques and then presented in the form of narrative text and data tables. Quantitative data analysis used simple statistical methods, namely frequency distribution analysis and cross table analysis, while qualitative data analysis used content analysis and comparative analysis methods. The results showed that the legal awareness of adolescents towards maturation of the age of marriage as an effort to improve reproductive health in Kotayasa Village, Sub-District of Sumbang, Banyumas Regency is high, this can be measured by the following indicators: moderate level of legal knowledge of adolescents on the maturation of marriage age; the high level of legal understanding of juveniles on the maturation of the age of marriage; the number of teenagers agreeing with the maturity of the age of marriage; and the number of adolescent behavior patterns that are less appropriate for maturing age of marriage. Adolescent legal awareness of the maturation of marriage age contributes positively to efforts to improve reproductive health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save