Home
Login.
Artikelilmiahs
37106
Update
CINDEMAS PUJANENGRAT
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGGUNAAN SUNGKUP PLASTIK TERHADAP IKLIM MIKRO PADA BUDIDAYA TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kubis bunga merupakan salah satu sayuran yang budidayanya terbatas di dataran tinggi dengan kondisi iklim mikro yang berbeda dengan di dataran rendah. Oleh karenanya perlu diterapkan cara pertanian modern yaitu menggunakan sungkup plastik dengan ketinggian sungkup yang berbeda dan dilakukan di dataran rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui iklim mikro dan tinggi sungkup plastik yang sesuai dengan budidaya kubis bunga di dataran rendah serta mengetahui pengaruh penggunaan sungkup plastik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu tanpa menggunakan sungkup plastik (SP0), sungkup plastik dengan tinggi sungkup 80 cm (SP1), sungkup plastik dengan tinggi sungkup 100 cm (SP2) dan sungkup plastik dengan tinggi sungkup 120 cm (SP3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sungkup plastik berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dari iklim mikro dan pertumbuhan tanaman. Dihasilkan bahwa perlakuan sungkup plastik yang sesuai dengan produktivitas tanaman kubis bunga dataran rendah di Desa Sirau, Kemranjen, Banyumas dengan ketinggian 7 mdpl yaitu pada perlakuan SP2 atau sungkup plastik dengan tinggi sungkup 100 cm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cauliflower is one of the vegetables whose cultivation is limited in the highlands with different microclimate conditions than in the lowlands. Therefore, it is necessary to apply modern farming methods, namely using plastic hoods with different heights of hoods and carried out in lowlands. The purpose of this study was to determine the microclimate and height of plastic hoods suitable for cauliflower cultivation in the lowlands and to determine the effect of using plastic hoods on plant growth and yields. The study was arranged using a 1-factor Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely without using a plastic mask (SP0), a plastic mask with a lid height of 80 cm (SP1), a plastic mask with a lid height of 100 cm (SP2) and a plastic mask with a lid height of 100 cm (SP2). plastic with a lid height of 120 cm (SP3). The results showed that the plastic cover treatment had a significant effect on the variables of microclimate and plant growth. It was found that the plastic hood treatment was in accordance with the productivity of lowland flower cabbage in Sirau Village, Kemranjen, Banyumas with a height of 7 masl, namely the SP2 treatment or plastic hood with a containment height of 100 cm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save