Home
Login.
Artikelilmiahs
36968
Update
FAJRI RAMADHAN
NIM
Judul Artikel
MAKING ENGLISH VIDEO TO PROMOTE TOURIST ATTRACTION MANAGED BY KPH BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Laporan pelatihan kerja ini disusun berdasarkan hasil dari kegiatan saya selama melakukan praktik kerja di tempat-tempat wisata yang dikelola oleh KPH Banyumas Timur. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dari hari Senin, 22 Februari 2021 hingga hari Rabu, 24 Maret 2021. Tujuan disusunnya laporan ini ada untuk menjelaskan pelaksanaan praktik kerja, mencari tahu peran dari POKDARWIS dalam mempromosikan tempat wisata, menjelaskan prosedur dari pembuatan promosi video, dan mencari tahu masalah dan solusi dalam pembuatan promosi video. KPH Banyumas Timur berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Brubahan, Purwanegara, Purwokerto Timur. Keempat tempat wisata yang dikelola oleh KPH Banyumas Timur diantaranya tiga tempat wisata berlokasi di Baturraden dan satu lainnya berlokasi di Cilongok. Hasil dari pelatihan kerja ini menunjukkan bahwa kempat tempat wisata yang dikelola oleh KPH Banyumas Timur tidak memiliki pemandu wisata yang dapat berbahasa Inggris. Lagipula, selain musim pandemik, masih ada tempat wisata yang belum pernah dikunjungi oleh wisatawan asing.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This job training article is prepared based on the results of my activities during job trainings in tourist attractions managed by KPH Banyumas Timur. This activity was carried out for one month from Monday, February 22, 2021 to Wednesday, March 24, 2021. The purpose of this report was to explain job training implementation, to find out the role of POKDARWIS in promoting tourist attraction, to explain the procedures of making video promotion, and to find out the obstacles and solutions in making video promotion. The KPH Banyumas Timur is located on Jalan Gatot Subroto, Brubahan, Purwanegara, Purwokerto Timur. The four tourist attractions managed by the KPH Banyumas Timur include three tourist attractions in Baturraden and one located in Cilongok. The results of this job training shows that the four tourist attractions managed by the KPH Banyumas Timur do not have tour guides who can speak English. Moreover, during the pandemic era, there is no foreign tourists come to the tourist attractions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save