Home
Login.
Artikelilmiahs
36937
Update
PRIMANDA GIGIH PANGESTU
NIM
Judul Artikel
Pemetaan Potensi Individu Peternak Sapi Perah Berdasarkan Skala Usaha dan Kepemilikan Lahan Hijauan di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi individu kedalam beberapa kelompok serta mengetahui perbedaan potensi individu yang dimiliki peternak sapi perah. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yaitu: a.) responden merupakan masyarakat Kabupaten Banyumas. b.) responden merupakan peternak sapi perah produktif. c.) responden tergabung aktif dalam kelompok ternak lokal dan koperasi susu “PESAT”. Responden berjumlah 47 peternak sapi perah yang termasuk kedalam dua lokasi penelitian yaitu Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Pekuncen. Variabel penelitian terdiri dari potensi individu (meliputi potensi dasar peternak, potensi tenaga kerja, potensi penguasaan teknologi, potensi penyediaan input produksi), skala usaha dan kepemilikan lahan hijauan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis potensi individu peternak (untuk mengetahui potensi individu peternak) serta menggunakan analisis lanjutan berupa uji ANOVA (Analysis of Variant) yang digunakan untuk mengetahui perbedaan potensi individu berdasarkan skala usaha dan kepemilikan lahan hijauan yang dimiliki oleh peternak. Hasil penelitian diperoleh skor potensi dasar peternak sebesar 86,91 (62,64%) yang tergolong kedalam kategori sedang, skor potensi tenaga kerja sebesar 8,54 (34,18) yang tergolong kedalam kategori rendah, skor potensi penguasaan teknologi sebesar 57,25 (50,89%) yang tergolong kedalam kategori sedang, skor potensi penyediaan input produksi sebesar 39,30 (60,46%) yang tergolong kedalam kategori sedang. Skor Akhir Potensi Individu peternak sapi perah di Kabupaten Banyumas di peroleh sebesar 744,68 (74%) yang termasuk kedalam kategori potensi tinggi. Perbedaan potensi individu peternak sapi perah yang diperoleh berdasarkan skala usaha dan kepemilikan lahan hijauan di analisis mengunakan metode One Way ANOVA menunjukkan nilai p sebesar 0,280 untuk variabel dependen skala usaha dan nilai p sebesar 0,564 untuk variabel dependen kepemilikan lahan hijauan (p>0,05) sehingga tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari potensi individu peternak berdasarkan skala usaha dan kepemilikan lahan hijauan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to classified individual potentials into several groups and to find out the differences in individual potentials of dairy farmers. The research used purposve sampling method based on criteria: a.) respondent are people of Banyumas Regency. b.) respondent are productive dairy farmers. c.) respondent active in local livestock group and they all involve in dairy cooperation named “PESAT”. Respondent were 47 dairy farmers included in two research locations, namely Kecamatan Baturraden and Kecamatan Pekuncen. The research variables beased on individual potency (including basic potency, labor potency, expertise in technology potency, providing production inputs potency), business scale and forage ownership by farmers. The analysis used in this research consist of descriptive analysis and analysis of individual dairy farmer potency (to determine the individual potency of dairy farmers) and used ANOVA (Analysis of Variant) to determine diffferences in individual potency based on business scale and forage ownership by farmers. The results obtained the basic potency score of farmers was 86.91 (62.64%) was classified into the medium category, the labor potency score was 8.54 (34.18) was classified into the low category, the score of expertise in technology potency was 57.25. (50.89%) is classified into the medium category, the score of providing production inputs potency is 39.30 (60.46%) is classified into the medium category. The final score of the individual potency of dairy farmers in Banyumas Regency was 744.68 (74%) was classified into high category. The difference about individual potency of dairy farmers in Banyumas Regency based on business scale and forage land ownership were analyzed using the One Way ANOVA method explain that p-value 0.280 for the dependent variable of business scale and p-value 0.564 for the dependent variable of forage land ownership (p>0.05). This result conduct that no significant difference found in the individual potency of dairy farmers based on business scale and forage land ownership.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save