Home
Login.
Artikelilmiahs
3682
Update
SERI INTAN KUALA
NIM
Judul Artikel
PEMETAAN DAERAH POTENSI LONGSOR MENGGUNAKAN CITRA SATELIT PENGINDERAAN JAUH BERDASARKAN KEMIRINGAN DI WILAYAH KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Daerah yang di apit oleh pegunungan memiliki potensi longsor yang lebih tinggi. Kabupaten Purbalingga berada di antara rangkaian pegunungan (Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng). Beberapa daerah di Kabupaten Purbalingga termasuk daerah yang rawan longsor. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Purbalingga ada enam kecamatan yang berpotensi longsor yaitu Rembang, Karangmoncol, Karanganyar, Kertanegara, Karangjambu, dan Karangreja. Teknologi penginderaan jauh cukup berperan dalam mitigasi bencana antara lain melakukan microzoning daerah potensi longsor. Banyak penelitian mengenai pemetaan daerah potensi longsor dengan melibatkan banyak faktor. Dalam tugas akhir ini dilakukan pemetaan lebih sederhana berdasarkan sudut kemiringan yang berasal dari data elevasi ASTER GDEM Versi 2. Selain itu besarnya persentase potensi longsor untuk tiap kecamatan diperoleh dari perbandingan luas daerah yang berpotensi dengan luas daerah keseluruhan. Dari 238 desa yang ada di Kabupaten Purbalingga, ada beberapa desa yang memiliki persentase diatas 20 % diantaranya adalah Desa Panusupan 21.741 %, Desa Kramat 20.058 %, Desa Limbasari 20.005 % dan yang memiliki persentase diatas 10 % adalah Karangjambu 19.584 %, Desa Gunungwuled 16.951 %, Desa Tanalum 15.482 %, Desa Tlahab Kidul 14.632 %, Desa Pelumbungan 11.558 % dan Desa Sirau 11.001 %
Abtrak (Bhs. Inggris)
Landslide is one of the disasters that often occurs in Indonesia. Area that enclosed by mountains have a higher potential for landslides. Purbalingga was among a series of mountains (Mount Slamet and Dieng Plateau). Some areas in Purbalingga Regency include landslide prone areas. According to Regional Disaster Management Agency Purbalingga six districts are prone to landslide Rembang Karangmoncol, Karanganyar, Kertanegara, Karangjambu, and Karangreja. Remote sensing technology is quite a role in mitigating potential disasters such as landslides microzoning area. Many studies on the mapping of potential landslide areas, with involving many factors. This project make a simple mapping based on the slope angle derived from ASTER GDEM Version 2 elevation data. Moreover the percentage of potential landslides for each district obtained from the ratio of the areas that have the potential to the area overall. Of 238 villages in Purbalingga, there are some villages that have percentages above 20% are Panusupan Village 21,741%, Kramat Village 20,058%, Limbasari Village 20,005% and that has a percentage above 10% is Karangjambu Village 19,584% Gunungwuled Village 16,951%, Village Tanalum 15,482%, Tlahab Kidul Village 14,632%, Pelumbungan Village 11,558% and 11,001% Sirau Villages.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save