Home
Login.
Artikelilmiahs
36790
Update
FAKHRUL AZMI
NIM
Judul Artikel
Pertumbuhan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Pada Kolam Berbeda di CV.Cemarasewu Sumber Rejeki, Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Udang vaname merupakan udang yang berasal dari kawasan sub tropis. Udang vaname mempunyai daya tahan yang cukup besar sehingga udang ini bisa dibesarkan di wilayah tropis seperti di Indonesia. Permintaan udang vaname yang meningkat setiap tahunnya membutuhkan usaha maksimal dalam produksi budidaya udang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu komponen dalam keberhasilan budidaya udang adalah sistem pemeliharaan terhadap udang karena akan berpengaruh terhadap pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan udang vaname pada 2 kolam berbeda di CV.Cemarasewu Sumber Rejeki, Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Kemudian dianalisis menggunakan uji T, hasil penelitian ini mendapatkan nilai konversi pakan kolam A sebesar 1,6 kemudian pada kolam B mendapatkan nilai konversi pakan sebesar 3,3 dan hasil pertambahan berat rata-rata udang yaitu 20,5 gram, selanjutnya pada kolam B menghasilkan rata-rata pertambahan berat harian udang yaitu 18,6 gram. Hasil sintasan pada kolam A yaitu 69,3% kemudian kolam B mendapatkan hasil 56%. Perbedaan pertumbuhan udang ini diakibatkan oleh penyakit seperti WFD (White Fases Disease) dan IMNV (Infectious Myo Necrosis Virus) yang menyerang kolam B.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Vannamei shrimp is a shrimp that comes from the sub-tropical region. Vannamei shrimp has a fairly large resistance so that this shrimp can also be raised in tropical areas such as Indonesia. The demand for vaname shrimp which increases every year requires maximum effort in shrimp culture production to meet market needs. One of the components in the success of shrimp farming is a shrimp rearing system because it will affect growth. The purpose of this study was to determine the growth of vaname shrimp in 2 different ponds in CV. Cemarasewu Sumber Rejeki, Cilacap. The method used in this research is a survey method. Then analyzed using the T test, the results of this study obtained a feed conversion value in pond A of 1.6 then in pond B the feed conversion value was 3.3 and the average weight gain of shrimp was 20.5 grams, then in pond B it produced the average daily weight gain of shrimp is 18.6 grams. The survival rate in pool A was 69.3%, then pool B got 56%. This difference in shrimp growth was caused by diseases such as WFD (White Fasces Disease) and IMNV (Infectious Myo Necrosis Virus) that attacked pond B.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save