Home
Login.
Artikelilmiahs
36703
Update
WILDA ARUNA SASKI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUPLEMENTASI NUKLEOTIDA DAN EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica Val.) TERHADAP MASSA PROTEIN DAN LEMAK DAGING DADA AYAM BROILER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian dengan judul “Pengaruh Suplementasi Nukleotida dan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap Massa Protein dan Lemak Daging Dada Ayam Broiler”. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penggunaan kombinasi nukleotida dan ekstrak kunyit terhadap massa protein dan lemak daging dada ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 2 Juli – 8 Agustus 2021, bertempat di kandang Sokaraja Banyumas dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Materi penelitian yang digunakan yaitu 168 ekor DOC strain CP 707, pakan basal, nukleotida, ekstrak kunyit, antibiotik zinc bacitracin, vitamin, vaksin, kandang dan seperangkat peralatan kandang. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan menggunakan 6 ekor ayam broiler. Perlakuan yang diberikan yaitu Kontrol= Pakan basal + zinc Bacitracin 100 mg/hari ; N0K0 = Pakan basal ; N0K1 = Pakan basal + ekstrak kunyit 600 mg/kg pakan ; N1K0 = Pakan basal + nukleotida 250 mg/kg pakan ; N1K1 = Pakan basal + nukleotida 250 mg/kg pakan + ekstrak kunyit 600 mg/kg pakan ; N2K0 = Pakan basal + nukleotida 500 mg/kg pakan ; N2K1 = Pakan basal + nukleotida 500 g/kg pakan + ekstrak kunyit 600 mg/kg pakan. Hasil penelitian mendapat rata-rata massa protein daging dada ayam broiler 20,11± 4,29 – 30,55± 5,59 g/ekor, serta massa lemak 9,39 ± 1,62 - 14,43 ± 3,36 g/ekor. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi nukleotida dan ekstrak kunyit terhadap massa protein dan lemak daging dada ayam broiler berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian adalah suplementasi nukleotida pada taraf 250-500 mg/kg pakan dan ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val.) 600 mg/kg pakan dalam pakan tidak dapat meningkatkan massa protein dan menurunkan massa lemak daging dada ayam broiler.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research with the title "Effect Supplementation Nucleotide and Extract Turmeric (Curcuma domestica Val.) to Protein Mass and Fat Broiler Chicken Breast”. The aim for study use combination nucleotides and turmeric extract against mass protein and fat broiler chicken breast. The research was carried out on July 2 – August 8, 2021, at Kandang Sokaraja Banyumas and Meat Science and Technology Laboratory Gadjah Mada University Yogyakarta. The research material consisted of 168 DOC strain CP 707, feed basalt, nucleotide, extract turmeric, antibiotics zinc bacitracin, vitamins, vaccine, and set equipment cage. Study conducted use method experiment use Design Random Complete with 7 treatment and 4 repeats, each repeat using 6 chicken broilers. The treatment given is Control negative = Basal feed + zinc Bacitracin 100 mg/day; N0K0 = Basalt feed; N0K1= feed basalt + extract turmeric 600 mg/kg feed ; N1K0= feed basalt + nucleotide 250 mg/kg feed; N1K1= feed basalt + nucleotide 250 mg/kg feed + extract turmeric 600 mg/kg feed; N2K0= feed basalt + nucleotide 500 mg/kg feed; N2K1= feed basalt + nucleotide 500g/kg feed + extract turmeric 600 mg/kg feed. Results study obtained average mass protein meat broiler chicken breast 20,11 ± 4,29 – 30,55 ± 5,59 g/head, as well as mass fat 9.39 ± 1,62–14,43± 3,36 g/head. Results analysis variance show that supplementation nucleotide and extract turmeric to mass protein and fat broiler chicken breast had no significant effect (P>0.05). Conclusion from study is supplementation nucleotide at the level of 250-500 mg/kg feed and extract tumeric at the level 600 mg/kg in feed not increase protein mass and reduce fat mass of broiler chicken breast.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save