Home
Login.
Artikelilmiahs
36697
Update
DARMAWAN ADI NUGROHO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPAL BUTON METODE HOT MIX DAN COLD PAVING HOT MIX ASPHALT (CPHMA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak—Peningkatan proses pembangunan dan pengembangan akses daerah menyebabkan tingginya kebutuhan aspal sebagai bahan utama dan sekaligus menjadi masalah karena tidak diimbangi dengan ketersediaan bahan sehingga diperlukan bahan alternatif sebagai pengganti aspal minyak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja bahan asbuton dan metode pemadatan Cold Paving Hot Mix Asphalt (CPHMA) pada beban lalu lintas ringan, sedang, dan berat sebagai salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian adalah kuantitatif inferensial dengan membandingkan hasil yang didapatkan dari pengujian variasi bahan, metode, dan jumlah tumbukan masing-masing tiga benda uji dengan total 36 benda uji. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pembebanan transportasi pada pembuatan sampel marshall yang semakin berat meningkatkan nilai stabilitas, VMA, dan MQ kemudian menurunkan nilai VIM, VFB, dan flow dari benda uji yang dibuat dari bahan aspal minyak maupun asbuton dan metode hot paving maupun cold paving. kemudian benda uji metode hot paving memiliki nilai flow, VIM, dan VFB lebih rendah dan nilai stabilitas, MQ dan VMA yang lebih tinggi dari benda uji metode cold paving. Selain itu perbandingan campuran berdasarkan bahan menunjukkan bahwa campuran asbuton memiliki nilai VIM, VMA, VFB, MQ, dan stabilitas lebih tinggi dan nilai flow yang lebih rendah dari campuran aspal minyak. Dari penelitian ini juga ditemukan bahwa metode cold paving untuk bahan aspal minyak secara umum tidak memenuhi ketentuan karena campuran yang menggumpal sebelum pemadatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract— The increasing development and access route causing high demand of asphalt as the main material used in the process and becomes a problem because unbalanced supply of said material and the demand. This problem urging the need of finding alternative source of supply and reducing imports. This study aims to know the capability of asbuton and Cold Paving Hot Mix Asphalt (CPHMA) paving method for light, medium and heavy loads of transportation to fix the said problem.This study uses inferential quantitative method and comparing the obtained data from various treatment of used material, method, and number of compression strike with three samples each and total of 36 samples. Conclusion of this study are heavier transportation load increasing stability, VMA, and MQ then decreasing VIM, VFB, and flow for sample using both penetration asphalt and asbuton also for both method hot paving and cold paving. Hot paving samples show higher flow, VIM, and VFB, and then lower stability, MQ, and VMA than cold paving samples. Samples using asbuton show higher VIM, VMA, VFB, MQ, and stability also lower flow than samples using penetration asphalt. This study also finds cold paving method for penetration asphalt mixing are lower than specification because of mix hardening before compressing process.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save