Home
Login.
Artikelilmiahs
36622
Update
ELSA YUSTINA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Strategi Pemberdayaan Paguyuban Gurem Di Objek Wisata Guci Tegal
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Paguyuban Gurem adalah Paguyuban yang berada di kawasan Wisata Guci Tegal yang beranggotakan para pelaku usaha di wisata Guci. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran, strategi dan hasil dari pemberdayaan anggota yang dilakukan Paguyuban Gurem dalam melakukan pemberdayaan kepada para anggotanya. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskripstif. Hasil penelitian ini yaitu Paguyuban berperan melakukan pertemuan rutin, melakukan baksos terhadap anggota paguyuban dan masyarakat sekitar, paguyuban melalukan upaya pemberdayaan seperti pelatihan-pelatihan, perawatan lingkungan objek wisata Guci, pengawasan terhadap pengemis gelandangan pengamen, membantu dalam penyelesaian konflik antar anggota paguyuban. Strategi yang dilakukan oleh Paguyuban Gurem yaitu melakukan pelatihan kemasan kepada pedagang manisan, sehingga hasil dagangan lebih memiliki nilai jual tinggi dengan bekerjasama dengan lembaga keuangan setempat, pelatihan wisata kepada para pelaku jasa wisata tentang pelayanan wisata yang baik dengan menerapkan sapta pesona, memberikan pelatihan bahasa inggris kepada para pemandu wisata, merencanakan Guci Go Digital, merencanakan Pembinaan Organisasi. Dampak dari pemberdayaan adanya peningkatan hasil penjualan para pedagang manisan Guci, adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kepada anggota Paguyuban Gurem terkait dengan Pelayanan Wisata, adanya keuntungan mendapat label diferetasi Halal dari Dinas Kesehatan, namun masih juga ada beberapa yang baru menjadi rencana belum terealisasikan seperti rencana.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Paguyuban Gurem is a Paguyuban located in the Guci Tegal Tourism area which consists of business actors in Guci Tourism. The purpose of this study is to find out how the role, strategy and results of member empowerment carried out by Paguyuban Gurem in empowering its members. In this study, the approach used is descriptive qualitative. The results of this study are that the Paguyuban plays a role in conducting regular meetings, conducting social services for members of the paguyuban and the surrounding community, the paguyuban carries out empowerment efforts such as trainings, environmental care for Guci tourist attractions, supervision of busker vagrant beggars, assisting in resolving conflicts between members of the association. The strategy carried out by Paguyuban Gurem is to conduct packaging training to confectionery trades, so that the merchandise results have a high selling value by collaborating with local financial institutions, tourism training to tourist service actors about good tourism service by applying sapta pesona, providing English languange training to tour guides, planning Urns Go Digital, planning Organizational Development. The impact of empowerment is an increase in the sales of Jar confectionery traders, an increase in understanding and skills to members of the Gurem Paguyuban related to Tourism Service, there are benefits of getting a Halal differentiation label from the Health Office, but there are still some new plans that have not been realized as planned.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save