Home
Login.
Artikelilmiahs
3653
Update
ARIYANTO WIBOWO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SUBSTITUSI SEMEN DENGAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DICOR DI DALAM AIR DENGAN SUPERPLASTICIZER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengecoran beton mutu tinggi di dalam air berbeda dengan beton yang dicor pada kondisi kering. Hal ini disebabkan tidak memungkinkannya dilakukan pemadatan karena akan menyebabkan kehilangan semen yang dapat mengurangi mutu beton. Oleh sebab itu pengecoran di dalam air membutuhkan metode yang disesuaikan dengan kondisi pembetonan di dalam air dan beton segar yang dapat mudah mengalir sehingga dapat memadat dengan sendirinya serta tidak mudah tergerus oleh air . Penelitian eksperimen dilakukan dengan membuat 48 benda uji yang dicor di dalam air dengan bahan tambah berupa superplasticizer Sikament NN dan Fly Ash yang berasal dari PLTU Paiton . Variabel Fly Ash yang digunakan untuk substitusi semen adalah 0%, 10%, 20% dan 30% dari berat binder. Penggunaan superplasticizer didasarkan pada nilai optimum hasil campuran coba dengan variabel 0,5%, 1%, 1,5% dan 2% dari berat binder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan superplasticizer optimum sebesar 1% dari berat binder. Substitusi Fly Ash optimum sebesar 20% dari berat binder dan menghasilkan kuat tekan rerata sebesar 49,98 MPa pada 28 hari. Dapat disimpulkan bahwa hasil tersebut masih termasuk dalam kriteria beton mutu tinggi karena melebihi 41,4 MPa pada 28 hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Underwater high quality concrete casting different than dry condition concrete casting. This is due not allow compaction done because it will lead to loss of cement which can reduce the quality of concrete. Therefore underwater casting requires adapted method to the underwater placing condition and high flowable of fresh concrete so it can be compact by itself and not easily eroded by water. Experimental studies carried out by making 48 underwater placing specimens with superplasticizer Sikament NN and Fly Ash from PLTU Paiton as added material. Fly Ash Variables used for cement substitution was 0%, 10%, 20% and 30% of the binder weight. Superplasticizer using based on the optimum value of the trial mix with variable 0.5%, 1%, 1.5% and 2% by binder weight. These results indicate that the optimum use of superplasticizer at 1% by weight of binder. Fly Ash optimum substitution for 20% by binder weight produces an average compressive strength amounting 49.98 MPa at 28 days. It can be concluded that the results are still included in the criteria for high quality concrete as higher than 41.4 MPa at 28 days.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save