Home
Login.
Artikelilmiahs
36486
Update
LUQMAN `ABDAN SYAKURAN
NIM
Judul Artikel
SUBKLONING GEN HEXAPRO FOLDON SPIKE SARS-CoV-2 ke VEKTOR EKSPRESI Pichia pastoris pD902
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengendalikan dan mencegah penularan Coronavirus Disease 19 (COVID-19) adalah vaksinasi. Pengembangan vaksin COVID-19 dapat dilakukan menggunakan vaksin subunit berbasis protein spike SARS-CoV-2 rekombinan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan vaksin SARS-CoV-2 berbasis protein spike adalah penggunaan platform vaksin protein rekombinan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan subkloning gen HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 ke vektor ekspresi Pichia pastoris pD902 sebagai kandidat vaksin SARS-CoV-2 menggunakan sejumlah teknik molekuler. Gen HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 berukuran 3624 bp diamplifikasi menggunakan teknik PCR dari plasmid rekombinan pαH-SARS-CoV-2 S HexaPro. DNA insert yang diperoleh kemudian disubkloning ke vektor kloning pGEM-T dan pTA2 menggunakan teknik TA-cloning. Plasmid rekombinan yang diperoleh kemudian diperbanyak. Gen HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 diisolasi untuk dilakukan subkloning ke vektor ekspresi Pichia pastoris pD902 yang memiliki promotor AOX1. Hasil ligasi gen HexaPro Foldon Spike dan plasmid pD902 digunakan untuk transformasi sel kompeten Escherichia coli DH5α dan E. coli Top10F’. Hasil transformasi diinkubasi pada suhu 37oC selama 16 jam pada media LB agar yang mengandung Zeocin dengan konsentrasi akhir 100 µg/ml. Hasil inkubasi menunjukkan tidak ada koloni transforman yang diperoleh. Hasil yang diperoleh menunjukkan subkloning gen protein HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 ke vektor ekspresi Pichia pastoris pD902 tidak berhasil dilakukan pada komposisi reaksi ligasi dengan rasio insert:vektor 3:1, 10:1, 1:1, dan 2:2 dan dengan menggunakan sel E. coli Top10F’ dan E. coli DH5α.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the strategies that can be used to control and prevent the transmission of Coronavirus Disease 19 (COVID-19) is vaccination. COVID-19 vaccine development can be carried out using a recombinant SARS-CoV-2 spike protein-based subunit vaccine. One approach that can be used in the development of a spike protein-based SARS-CoV-2 vaccine is the use of a recombinant protein vaccine platform. This study aims to subclone the HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 gene into Pichia pastoris pD902 expression vector as a SARS-CoV-2 vaccine candidate using several molecular techniques. The 3624 bp HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 gene was amplified using PCR techniques from the pαH-SARS-CoV-2 S HexaPro recombinant plasmid. The insert DNA obtained was then subcloned into pGEM-T and pTA2 cloning vectors using TA-cloning technique. The recombinant plasmids obtained were then propagated. The HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 gene was isolated for subcloning into the Pichia pastoris expression vector pD902 which contains AOX1 promoter. The ligation mixture of HexaPro Foldon Spike gene and plasmid pD902 were used for Escherichia coli DH5α and E. coli Top10F' competent cells transformation. Transformants were incubated at 37oC for 16 hours on LB agar selection medium containing Zeocin with a final concentration of 100 µg/ml. The incubation results showed that no transformant colonies were obtained. The results showed that the subcloning of the HexaPro Foldon Spike SARS-CoV-2 protein gene into the Pichia pastoris pD902 expression vector was not successful in ligation reaction compositions with insert:vector ratios of 3:1, 10:1, 1:1, and 2:2 and by using E. coli Top10F' and E. coli DH5α cells.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save