Home
Login.
Artikelilmiahs
36408
Update
ZANDY IVANDA
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI HUKUM STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) PEMULASARAAN JENAZAH DENGAN COVID-19 DI RSUD dr. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan wabah COVID-19 membuat standar pelayanan rumah sakit mengalami perubahan salah satunya adalah standar prosedur operasional pemulasaraan jenazah dengan COVID-19. Perubahan ini harus dapat segera dipahami oleh seluruh tenaga kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan agar tidak terkendala masalah regulasi atau justru melanggar ketentuan yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi hukum standar prosedur operasional pemulasaraan jenazah dengan COVID-19 di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata serta untuk mengidentifikasi faktor yang cenderung mempengaruhi implementasi hukum standar prosedur operasional pemulasaraan jenazah dengan COVID-19 di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Jenis data pada penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, kepustakaan, dan dokumenter yang kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk teks naratif dan matriks data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum standar prosedur operasional pemulasaraan jenazah dengan COVID-19 di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata telah terimplementasi dengan baik yang dibuktikan dengan 4 (empat) indikator, yaitu: pelaksanaan kewaspadaan standar kerja yang telah terlaksana dengan baik, pemberian informasi terhadap pihak keluarga yang telah terlaksana dengan baik, penggunaan APD lengkap bagi petugas yang telah terlaksana dengan baik, dan perlakuan terhadap jenazah COVID-19 sesuai standar prosedur operasional pemulasaraan jenazah dengan COVID-19 yang telah terlaksana dengan baik. Faktor yang mendukung yaitu faktor hukum, dan faktor sarana fasilitas, sedangkan faktor yang menghambat yaitu faktor penegak hukum, faktor budaya, dan faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Government regulations enacted in response to the COVID-19 pandemic have altered hospital care standards, one of which is the SOP for COVID-19-infected funerals. To avoid being hampered by regulatory issues or inadvertently breaking existing rules, all healthcare professionals must quickly comprehend this transformation before providing healthcare services. The purpose of this study was to determine the legal implementation of standard operating procedures for burial of corpses with COVID-19 at RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata as well as to identify factors that tend to influence the implementation of standard operating procedures for burial of corpses with COVID-19 at RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. This study uses an empirical juridical approach with descriptive research specifications. The types of data in this study include primary data and secondary data obtained through interviews, literature, and documentaries which were then analyzed using qualitative methods using content analysis and comparison analysis. The results of the research are presented in the form of narrative texts and qualitative data matrices. The results showed that the legal implementation of the implementation of standard operating procedures for burial of corpses with COVID-19 in RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata has been implemented well as evidenced by 4 (four) indicators, namely: implementation of work standard vigilance that has been carried out well, provision of information to families that has been carried out well, use of complete PPE for officers who have been carried out well , and Treatment of COVID-19 corpses in accordance with standard operating procedures for burial of corpses with COVID-19 that have been carried out well. The supporting factors are legal factors, and facilities factors. While the inhibiting factors are law enforcement factors, cultural factors, and community factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save