Home
Login.
Artikelilmiahs
36351
Update
VITA LESTARI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KINERJA PORTOFOLIO OPTIMAL PENDEKATAN CAPITAL ASET PRICING MODEL DAN VARIANCE-COVARIANCE PADA SAHAM PERBANKAN INFOBANK15
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang populer. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tahun 2021 mencatat ada 3.451.513 investor saham di Indonesia. Jumlah ini meningkat sebanyak 103,60% dari tahun sebelumnya. Salah satu bentuk investasi saham yang dapat dilakukan untuk menghindari kerugian adalah dengan melakukan investasi lebih dari satu saham disebut portofolio. Pada penelitian ini dibahas portofolio optimal, dari proses pemilihan saham penyusun portofolio dengan menggunakan pendekatan CAPM (Capital Asset Pricing Model). Selanjutnya, dilakukan analisis portofolio dengan menggunakan empat metode yakni coefficient of variance, indeks Sharpe, indeks Treynor, dan indeks Jensen untuk memperoleh portofolio optimal. Proses terakhir dalam penelitian ini yaitu menghitung estimasi kerugian portofolio optimal dengan menggunakan metode Value at Risk (variance-covariance). Hasil penelitian yang dilakukan pada saham Indeks Infobank15 menunjukkan bahwa portofolio optimal terdiri dari NISP dengan proporsi 87,03% dan SDRA dengan proporsi 12,97%. Untuk modal sebesar Rp.10.000.000,00 tingkat kerugian maksimal dengan tingkat signifikansi 95% diperoleh sebesar Rp.698.471,76 per hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Stocks are one of the popular investment instruments. Data from Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) in 2021 recorded there were 3,451,513 stock investors in Indonesia. This number increased by 103.60% from the previous year. One form of stock investment that can be done to avoid losses is to invest in more than one stock called a portfolio. This study discusses the optimal portfolio, from process of selecting stocks to form a portfolio using the CAPM (Capital Asset Pricing Model). Furthermore, portfolio analysis was carried out using four methods, namely the coefficient of variance, Sharpe index, Treynor index, and Jensen index to obtain an optimal portfolio. The last process in this research is to calculate the estimated optimal portfolio loss using Value at Risk variance-covariance. The results of the research conducted on the Infobank Index15 showed that the optimal portfolio consisted of NISP with a proportion of 87,03%and SDRA with a proportion of 12,97%. For a capital of IDR 10,000,000, the maximum loss rate with a 95% significance level is IDR 698.471,76 per day.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save