Home
Login.
Artikelilmiahs
36250
Update
RAFLI SYAHDIFAR
NIM
Judul Artikel
Manajemen Diri dalam Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Asal Jawa Barat di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Manusia adalah makhluk sosial yang majemuk, dalam interaksi pasti akan bertemu dengan orang lain bebudaya yang beda-beda, maka pemahaman terhadap suatu budaya itu merupakan hal yang sangat penting dalam konteks komunikasi antarbudaya. Apabila mempelajari komunikasi antarbudaya maka itu merupakan termasuk tindakan untuk memahami realitas budaya yang berpengaruh dan juga berperan penitng dalam komunikasi. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) merupakan universitas negeri ternama di Indonesia yang terletak di Purwokerto. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjadi salah satu fakultas yang hampir sebagian besar mahasiswanya berasal dari Jawa Barat. Fakultas yang berisi 5 prodi jurusan ini juga sering melakukan aktivitas yang melibatkan masyarakat Purwokerto. Jawa Barat meski bersebalahan dengan Jawa Tengah mempunyai budaya yang berbeda yakni Sunda terdapat perbedaan dengan budaya Jawa terutama dari segi bahasa dan juga dialek. Perbedaan tersebut menjadi tantangan mahasiswa asal Jawa Barat untuk beradaptasi di Purwokerto. Maka dari itu disinilah manajemen diri itu penting untuk mencapai komunikasi yang ideal. Penelitian ini mengkaji manajemen diri menggunakan Teori Manajemen diri Michael Kaye agar bisa memahami perencanaaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari manajemen diri komunikasi antarbudaya mahasiswa FISIP Unsoed asal Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam kepada delapan informan. Menggunakan data primer dan sekunder untuk di analisa serta divalidasi menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini Berdasarkan penjelasan diatas yakni hasil analisa dan olah data dari narasumber. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa asal Jawa Barat di Purwokerto itu mengalami proses transfer budaya dengan masyarakat Purwokerto, pernah mengalami sedikit konflik karena adanya perbedaan makna bahasa, dan pembentukan karakter baru yang mana dipengaruhi oleh lingkungan Purwokerto. Manajemen diri yang dilakukan oleh para informan menjadi bukti teori Manajemen Diri karena langkah yang dilakukan sama dengan apa yang dijelaskan oleh model boneka Kaye tetapkan. Perencanaan mereka melakukan mengamati, mendengarkan, menyimpulkan. Pelaksanaan mereka melakukan membangun relasi, menempatkan diri sebagai pendatang, mencoba bahasa Purwokerto. Evaluasi merefleksikan diri tentang karakter baru yang dimilikinya
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Humans are diverse social creatures, in interaction they will definitely meet other people with different cultures, so understanding a culture is very important in the context of intercultural communication. When studying intercultural communication, it is an act to understand the cultural realities that influence and also play an important role in communication. Jenderal Sudirman University (Unsoed) is a well-known public university in Indonesia, located in Purwokerto. The Faculty of Social and Political Sciences is one of the faculties where most of the students come from West Java. The faculty, which contains 5 study programs, also often carries out activities that involve the people of Purwokerto. West Java, although adjacent to Central Java, has a different culture, namely Sundanese, there are differences with Javanese culture, especially in terms of language and dialect. This difference is a challenge for students from West Java to adapt in Purwokerto. Therefore, this is where self-management is important to achieve ideal communication. This study examines self-management using Michael Kaye's self-management theory in order to understand the planning, implementation, and evaluation of self-management of intercultural communication of FISIP Unsoed students from West Java. This study uses a qualitative research with observation data collection methods and in-depth interviews with eight informants. Using primary and secondary data to be analyzed and validated using triangulation. The results of this study Based on the explanation above, namely the results of the analysis and processing of data from sources. It can be concluded that most of the students from West Java in Purwokerto experienced a process of cultural transfer with the people of Purwokerto, had experienced a bit of conflict due to differences in language meaning, and the formation of new characters which were influenced by the Purwokerto environment. The self-management carried out by the informants is evidence of the Self-Management theory because the steps taken are the same as those described by the Kaye doll model. Planning they do observe, listen, conclude. Their implementation is to build relationships, position themselves as immigrants, try the Purwokerto language. Evaluation is self-reflecting about the new character it has.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save