Home
Login.
Artikelilmiahs
36234
Update
MUNTAZ TAUFIK HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
Potensi Ekstrak Daun Sonneratia alba dan Avicennia Alba sebagai Biolarvasida Nyamuk Aedes aegypti
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penggunaan larvasida sintetik sebagai upaya pengendalian populasi nyamuk vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat menyebabkan dampak negatif pada lingkungan dan manusia. Senyawa bioaktif dari hewan dan tumbuhan dapat digunakan sebagai alternatif larvasida alami (biolarvasida). Tumbuhan mangrove spesies Sonneratia alba dan Avicennia alba dikenal memiliki beberapa jenis bioaktif sehingga potensial sebagai biolarvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun S. alba dan A. alba sebagai biolarvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Metode penelitian eksperimental murni dilakukan dengan post test only group design. Uji toksisitas larvasida ekstrak daun S. alba dan A. alba terhadap larva A. aegypti untuk mendapatkan nilai LC50 dilakukan dengan perlakuan konsentrasi ekstrak sebesar 500 ppm, 1.000 ppm, dan 1.500 ppm. Larvasida sintetik (Abate) digunakan sebagai kontrol positif dan Akuades sebagai kontrol negatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan statistik (Analisis probit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun S. alba dan A. alba berpotensi sebagai biolarvasida dimana berdasarkan nilai LC50 ekstrak A. alba (LC50 : 1.053 ppm) lebih potensial sebagai biolarvasida dibandingkan dengan ekstrak S. alba (LC50 : 14.112 ppm). Kerusakan fisik dan perubahan tingkah laku larva nyamuk menunjukkan bahwa toksisitas ekstrak daun A. alba bersifat Akut sedangkan daun S. alba bersifat Kronis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The use of synthetic larvicides as an effort to control the vector mosquito population of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) can cause negative impacts on the environment and humans. Bioactive compounds from animals and plants can be used as an alternative to natural larvicides (biolarvicides). Mangrove species Sonneratia alba and Avicennia alba are known to have several types of bioactive so that they are potential as biolarvicides. This study aimed to determine the potential of S. alba and A. alba leaf extracts as biolarvicides against Aedes aegypti mosquito larvae. The pure experimental research method was carried out with a post test only group design. The larvicidal toxicity test of the leaf extract of S. alba and A. alba against A. aegypti larvae to obtain the LC50 value was carried out by treating the extract concentrations of 500 ppm, 1.000 ppm, and 1.500 ppm. Synthetic larvicide (Abate) was used as a positive control and Aquades as a negative control. Data analysis was carried out descriptively and statistically (Probit analysis). The results showed that the leaf extracts of S. alba and A. alba were potential as biolarvicides where based on the LC50 value, the extracts of A. alba (LC50: 1.053 ppm) were more potency as biolarvicides than the extracts of S. alba (LC50: 14112 ppm). Physical damage and behavioral changes of mosquito larvae indicated that the toxicity of A. alba leaf extract was acute, while S. alba leaf extract was chronic.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save