Home
Login.
Artikelilmiahs
36180
Update
YUNI AGUSTIANA
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 37 TAHUN 2021 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN DI KABUPATEN MAJALENGKA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peneliti dilatarbelakangi oleh Pandemi covid-19 memberikan dampak yang menyeluruh di segala bidang salah satunya ketenagakerjaan. PHK merupakan salah satu permasalahan kerap terjadi pada masa pandemi covid-19. Dengan begitu pemerintah membuat keputusan menambahkan jaminan sosial bagi tenaga kerja yaitu program jaminan kehilangan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi Peraturan Pemerintah No 37 Tahun 2021 tentang Penyelelenggaraan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan serta mengetahui kendala dan upaya dalam penyelenggaraan program jaminan kehilangan pekerjaan di Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriftif. Data yang digunakan adalah data sekunder bersumber pada studi kepustakaan dan peraturan perundang-undangan. Data diolah dan dianalisis dengan metode normative kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Implementasi Peraturan Pemerintah No 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan pekerjaan di Kabupaten Majalengka sudah berjalan namun belum optimal, karena masih ada beberapa perusahaan yang belum mendaftarkan pekerja/buruhnya ke dalam program BPJS. Belum optimalnya program tersebut diakibatkan kendala-kendala yang muncul diantaranya kendala Intern dan ekstern.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Researchers are motivated by the Covid-19 pandemic to have a comprehensive impact in all fields, one of which is employment. Layoffs are one of the problems that often occur during the Covid-19 pandemic. That way the government made the decision to add social security for workers, namely the job loss guarantee program. This study aims to determine the implementation of Government Regulation No. 37 of 2021 concerning the Implementation of the Job Loss Insurance program and find out the obstacles and efforts in implementing the job loss guarantee program in Majalengka Regency. The research method used is normative juridical with descriptive research specifications. The data used is secondary data sourced from literature studies and laws and regulations. The data is processed and analyzed by normative qualitative methods. The results showed that the implementation of Government Regulation No. 37 of 2021 concerning the Implementation of the Job Loss Guarantee Program in Majalengka Regency has been running but not optimally, because there are still some companies that have not registered their workers/workers into the BPJS program. The lack of optimal program is due to obstacles that arise including internal and external constraints.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save