Home
Login.
Artikelilmiahs
36130
Update
ALMA NUARY KARTIKA DEWI
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PENERAPAN KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN KEBAKARAN PADA BANGUNAN GEDUNG TINGGI DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Manajemen keselamatan kebakaran menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan pembangunan gedung. Dengan bertambahnya jumlah gedung tinggi yang ada di Indonesia, semakin bertambah pula resiko yang ditimbulkan. Penelitian bertujuan untuk menyusun strategi penerapan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi, dengan melakukan identifikasi kebijakan keselamatan kebakaran di Indonesia, membandingkan kebijakan yang ada di Indonesia dengan negara lain, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat penerapan kebijakan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan studi literatur dan validasi bersama ahli keselamatan kebakaran. Hasil penelitian dari identifikasi kebijakan yang ada, Indonesia memiliki kebijakan yang cukup lengkap, namun pada pelaksanaannya masih terjadi kebakaran yang menimbulkan kerugian pada gedung. Dalam perbandingan kebijakan dengan negara Malaysia, penerapan kebijakan masih belum baik dan perlu upaya peningkatan. Hasil identifikasi hambatan diperoleh empat hambatan dalam penerapan kebijakan ini, diantaranya hambatan secara umum, khusus, mekanisme penerapan regulasi dan kinerja institusi. Terdapat empat strategi yang diambil berdasarkan hambatan yang ada. Strategi tersebut antara lain, strategi peningkatan substansi secara umum berupa peningkatan dalam memperoleh akses dan pengkajian ulang kebijakan. Peningkatan substansi khusus komponen peraturan yaitu perlu ketegasan pemerintah agar proses pembangunan dapat sesuai dengan persyaratan, kebijakan dibuat berdasarkan saran ahli. Peningkatan aspek mekanisme penerapan regulasi dengan peningkatan PBD dan melakukan penyuluhan kebijakan keselamatan kebakaran. Peningkatan kinerja institusi dengan meningkatkan pemahaman peraturan dan prosedur keselamatan kebakaran bagi pengguna gedung, melakukan pembentukan komite keselamatan kebakaran di setiap gedung, serta melaksanakan pelatihan penerapan standar keselamatan kebakaran untuk staff.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Fire safety management is one of the references in the implementation of building construction. With the increasing number of high-rise buildings in Indonesia, the risks posed are also increasing. The research aims to develop a strategy for implementing fire safety in high-rise buildings, by identifying fire safety policies in Indonesia, comparing existing policies in Indonesia with other countries, and identifying factors that hinder the implementation of fire safety policies in high-rise buildings. This research is a qualitative descriptive research. Data were analyzed by literature study and validation with fire safety experts. The results of the research from the identification of existing policies, Indonesia has a fairly complete policy, but in practice there are still fires that cause losses to buildings. In the comparison of policies with Malaysia, the implementation of policies is still not good and efforts need to be made to improve. The results of the identification of barriers obtained four obstacles in the implementation of this policy, including barriers in general, specifically, the mechanism for implementing regulations and institutional performance. There are four strategies taken based on the existing obstacles. These strategies include a strategy to increase substance in general in the form of increasing access to and reviewing policies. Increasing the specific substance of the regulatory component, namely the need for government firmness so that the development process can be in accordance with the requirements, policies are made based on expert advice. Improve aspects of the mechanism for implementing regulations by increasing PBD and conducting education on fire safety policies. Improved institutional performance by increasing understanding of fire safety regulations and procedures for building users, establishing fire safety committees in each building, and conducting training on the application of fire safety standards for staff.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save