Home
Login.
Artikelilmiahs
36087
Update
AMALIA KURNIA SARI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK VAKSIN COVID-19 DI DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA (DINKES PPKB) KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan COVID-19 yang disebabkan SARS-CoV-2. Kabupaten Kebumen merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah memiliki angka cakupan vaksin COVID-19 dosis pertama 61,39 % dan dosis ke dua 23,6%. Salah satu penyebab ketimpangan antara dosis satu dan dosis dua adalah manajemen logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan manajemen logistik pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian vaksin COVID-19. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian : Manajemen logistik vaksin COVID-19 di Kabupaten Kebumen masih menemukan kendala pada pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian. Kendala pada pengadaan yaitu kedatangan vaksin yang sudah mendekati masa kadaluarsa, ketersediaan vaksin COVID-19 yang disesuaikan dengan stok dari provinsi dan proses alokasi vaksin yang tidak terjadwal. Kendala pada penyimpanan yaitu ruang penyimpanan yang tidak mampu menampung seluruh alat penyimpanan, SOP yang belum termanfaatkan dengan baik dan sumber daya manusia pengelola vaksin yang belum mendapatkan pelatihan khusus vaksin COVID-19. Kendala pada pendistribusian yaitu terjadi peningkatan anggaran untuk transportasi karena proses pendistribusian yang dilakukan secara tidak terjadwal dan keterbatasan sumber daya manusia yang menyebabkan antrian yang panjang saat pendistribusian serta double job pada petugas. Kesimpulan : Manajemen logistik vaksin COVID-19 di Kabupaten Kebumen masih menemukan kendala pada pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian. Kata Kunci : COVID-19, Vaksin, Manajemen Logistik
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Vaccination is one of the efforts to prevent the transmission of COVID-19 caused by SARS-CoV-2. Kebumen Regency is one of the regions in Central Java which has a coverage rate of 61,39% for the first dose of COVID-19 vaccine and 23,6% for the second dose. One of the causes of the discrepancy between dose one and dose two is logistical management. This study aims to analyze the stages of logistics management for the procurement, storage, and distribution of the COVID-19 vaccine. Methodology : This is qualitative research with a case study design. This research was conducted at the Department of Health, Population Control and Family Planning, Kebumen Regency with a total of 6 informants. Data analysis uses the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Research Results : The logistics management of COVID-19 vaccines in Kebumen Regency still encounters obstacles in procurement, storage and distribution. Constraints in procurement are the arrival of vaccines that are nearing expiration, the availability of COVID-19 vaccines that are adjusted to stock from the provinces and the unscheduled vaccine allocation process. Constraints on storage are storage space that is not able to accommodate all storage devices, SOPs that have not been utilized properly and human resources for vaccine managers who have not received special training for COVID-19 vaccines. Constraints in distribution are an increase in the budget for transportation because the distribution process is carried out unscheduled and limited human resources that cause long queues during distribution and double jobs for officers. Conclusion : The logistics management of the COVID-19 vaccine in Kebumen Regency still encounters obstacles in procurement, storage, and distribution. Keywords: COVID-19, Vaccines, Logistics Management
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save