Home
Login.
Artikelilmiahs
35995
Update
TUNJUNG SUNGGINGSARI
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAERAH PEKUNCEN DAN SEKITARNYA KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Geologi adalah salah satu cabang ilmu yang memiliki peranan penting dalam menunjang berbagai sektor kehidupan masyarakat, seperti sektor pembangunan, pertambangan, geowisata sampai mitigasi bencana alam. Hal ini dikarenakan ilmu geologi adalah rumpun ilmu eksak yang mendasar dan kompleks dengan pendekatan observasi lapangan dalam memahami karakteristik geologi suatu daerah. Adapun tujuan yang ingin diperoleh dari kegiatan penelitian ini antara lain sebagai berikut, Menjelaskan secara komprehensif kondisi geologi yang meliputi geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, dan sejarah geologi pada daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemetaan geologi, dilakukan dengan serangkaian pendataan informasi geologi permukaan, menganalisa sampel lapangan, kajian pustaka dan analisa laboratorium. Lokasi penelitian berada di daerah Pekuncen dan sekitarnya, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen Jawa tengah. Berdasarkan Peta Geologi Regional oleh Asikin, dkk (1992), termasuk ke dalam Lembar Banyumas dan Lembar Kebumen, dengan Formasi tua ke muda, Formasi Waturanda, Formasi Penosogan dan Endapan Aluvial. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi yaitu Satuan Perbukitan Sesar Bergelombang Kuat (S3) dan Satuan Perbukitan Sesar Bergelombang Sedang (S1) dan Satuan Dataran Fluvial (F3). Geologi daerah penelitian dimulai dari diendapkannya Satuan Breksi Vulkanik, yang merupakan produk dari gunungapi bawah laut (Proximal), pada Kala Miosen Awal pada lingkungan Batial, disebandingkan dengan Formasi Waturanda pada Geologi Regional, lalu di atasnya terendapkan Satuan Batupasir (Lithic Wacke) yang selaras, pada kala Miosen Tengah. Selanjutnya, terjadi proses tektonik, yang menyebabkan perubahan kedudukan batuan, menjadi termiringkan. Kemudian pada kala holosen, terendapkan secara tidak selaras Satuan Endapan Aluvial.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geology is a branch of science that has an important role in supporting various sectors of people's lives, such as the development sector, mining, geotourism to natural disaster mitigation. This is because geology is a fundamental and complex family of exact sciences with a field observation approach in understanding the geological characteristics of an area. The objectives to be obtained from this research activity are as follows: To comprehensively explain the geological conditions which include geomorphology, stratigraphy, geological structure, and geological history in the research area. The method used in this research is geological mapping, carried out with a series of surface geological information collection, field sample analysis, literature review and laboratory analysis. The research location is in the Pekuncen area and its surroundings, Sempor District, Kebumen Regency, Central Java. Based on the Regional Geological Map by Asikin, et al (1992), it is included in the Banyumas Sheet and Kebumen Sheet, with the old to young Formation, Waturanda Formation, Penosogan Formation and Alluvial Deposits. The geomorphology of the research area is divided into three geomorphological units, namely the Ridge High Corrugated Fault Unit (S3) and the Medium Corrugated Fault Hills Unit (S1) and the Fluvial Plain Unit (F3). The geology of the research area starts from the deposition of the Volcanic Breccia Unit, which is the product of an underwater volcano (Proximal), in the Early Miocene in the Batial environment, compared to the Waturanda Formation in Regional Geology, then above it is deposited a harmonious Lithic Wacke Unit, during the Middle Miocene. Furthermore, tectonic processes occur, which cause changes in the position of the rock, becoming tilted. Then during the Holocene, it was deposited inconsistently with the Alluvial Sediment Unit.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save