Home
Login.
Artikelilmiahs
35808
Update
RACHMAT SATYA NURHIDAYAT
NIM
Judul Artikel
IDE DAN PEMIKIRAN R.A. KARTINI DALAM “PANGGIL AKU KARTINI SAJA” KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER (1962/2018)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas tentang buku “Panggil Aku Kartini Saja” karya Pramoedya Ananta Toer, dikarenakan banyaknya persepsi masyarakat Indonesia yang diproduksi oleh media tentang Raden Ajeng Kartini yang merupakan pahlawan nasional Indonesia. Penelitian ini ingin mendeskripsikan dan menjelaskan ide dan pemikiran R.A. Kartini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model penelitian hermeneutika. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah mengkaji isi buku dan melakukan klasifikasi berdasarkan permasalahan yang sudah ditentukan, yaitu kolonialisme dan feodalisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ide dan pemikiran R.A. Kartini dipengaruhi oleh literasi Barat terutama dalam memandang problematika pada saat itu dan juga melakukan mimikri sebagai upaya perlawanan terhadap wacana kolonial. R.A. Kartini menentang feodalisme Jawa yang melanggengkan stratifikasi sosial masyarakat Jawa untuk kepentingan kolonial Belanda dan tidak adil karena menutup akses mobilitas secara vertikal untuk masyarakat kelas bawah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study discusses a book titled "Panggil Aku Kartini Saja" by Pramoedya Ananta Toer, due to many indonesian perceptions produced by mass media about Raden Ajeng Kartini who is seen as an Indonesian national hero. This study wants to describe and explain the ideas and thoughts of R.A. Kartini. This study used a qualitative method with a hermeneutic research model. The data collection technique used for this study was book assessment and classification based on predetermined problems, namely colonialism and feudalism. The result of this study shows that the ideas and thoughts of R.A. Kartini are influenced by the Western literacy especially when looking at the problems at that time. In addition, R.A. Kartini did mimicry as an effort to fight against colonial discourse. R.A. Kartini also fought Javanese feudalism, which perpetuated the social stratification of Javanese society for Dutch colonial importance and was not fair because it closed vertical access to mobility for lower classes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save