Home
Login.
Artikelilmiahs
35587
Update
WIWIT ANNISA NINGRUM SUTOPO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT (RAP) CAMPURAN COLD MIX ASPHALT MENGGUNAKAN ASPAL EMULSI JENIS KATIONIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Berdasarkan permasalahan dilapangan, perkerasan jalan harus direkontruksi kembali sesuai dengan umur rencana yang telah ditetapkan karena perkerasan jalan yang melebihi umur rencana akan semakin tumbuh dan mengalami kerusakan, solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pengupasan/pengerukan perkerasan aspal lama yang kemudian dilapisi kembali dengan perkerasan aspal baru. Hasil dari pengerukan aspal lama disebut dengan RAP, menggunakan RAP untuk perkerasan aspal baru merupakan salah satu upaya untuk mengurangi akumulasi RAP. RAP pada penelitian ini dicampurkan dengan CMA, keunggulan CMA salah satunya tidak memerlukan proses pemanasan agregat sehingga lebih ramah lingkungan. Metode penelitian ini meliputi pengujian material, mix design campuran untuk mencari KARO, selanjutnya nilai KARO dipakai untuk membuat benda uji dengan variasi subtitusi RAP ke agregat kasar sebesar 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% lalu dilakukan pengujian dengan alat Marshall selanjutnya dianalisis untuk mengetahui nilai density, stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA dan MQ dan uji ITS modifikasi dengan variasi bahan RAP yang sama lalu dianalisis untuk mengetahui nilai kuat tarik tidak langsung. Dari aspek volumetrik Marshall dan non volumetrik Marshall hasil yang diperoleh menyatakan variasi yang direkomendasikan adalah rentang 25% - 75% RAP, dan hasil pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) modifikikasi dengan variasi rentang 0 – 25% RAP penurunannya sebesar 4%, rentang 0 – 50% penurunannya sebesar 6%, rentang 0 – 75% penurunannya sebesar 10%, rentang 0 – 100% penurunannya sebesar 15%. Semakin bertambahnya variasi bahan RAP nilai kuat tarik tidak langsungnya semakin kecil, hal ini berakibat pada perkerasan akan semakin mudah mengalami potensi terjadinya cracking.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Based on the problems in the field, the road pavement must be reconstructed in accordance with the predetermined design age because the pavement that exceeds the design life will continue to grow and experience damage, the solution to this problem is by stripping/dredging the old asphalt pavement which is then re-coated with asphalt pavement. new. The result of dredging the old asphalt is called RAP, using RAP for new asphalt pavement is one of the efforts to reduce the accumulation of RAP. RAP in this study was mixed with CMA, one of the advantages of CMA is that it does not require an aggregate heating process so that it is more environmentally friendly. This research method includes material testing, mix design mix to find KARO, then the KARO value is used to make test objects with variations of substitution RAP to coarse aggregate of 0%, 25%, 50%, 75% and 100% then tested with the Marshall tool. then analyzed to determine the values of density, stability, flow, VIM, VMA, VFA and MQ and the modified ITS test with the same variation of RAP material and then analyzed to determine the value of indirect tensile strength. From the Marshall volumetric and non volumetric Marshall aspects, the results obtained state that the recommended variation is a range of 25% - 75% RAP, and the results of the modified Indirect Tensile Strength (ITS) test with variations in the range 0 – 25% RAP decrease by 4%, range 0 – 50% decrease by 6%, range 0 – 75% decrease by 10%, range 0 – 100% decrease by 15%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save