Home
Login.
Artikelilmiahs
35315
Update
DESMA LULUK ARIANTI
NIM
Judul Artikel
Lama Waktu Perendaman Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L) Terhadap Daya Tetas Telur Dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Gurami (Osphronemus Gouramy. Lac)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ekstrak daun kemangi(Ocimum basilicum L.) merupakan bahan alami yang didalamnya terkandung senyawa flavonoid, linalool, tannin dan minyak atsiri yang mampu mencegah telur dari serangan jamur dan dapat meningkatkan daya tetas telur serta kelangsungan hidup larva ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perendaman ekstrak daun kemangi yang efektif untuk meningkatkan daya tetas telur dan kelangsungan hidup ikan Gurami (Osphronemus gourany L.). Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan lama waktu perendaman telur dalam ekstrak daun kemangi, yaitu: P1 = 0 menit (perendaman tanpa ekstrak daun kemangi), P2 = 10 menit, P3 = 15 menit dan P4 = 20 menit. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati yaitu daya tetas telur, tingkat serangan jamur (prevalensi), kelangsungan hidup larva (viabilitas) dan kualitas air (suhu dan pH) sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ikan Gurami dalam ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva. Perlakuan terbaik yaitu lama waktu perendaman selama 10 menit yang menghasilkan daya tetas 98± 0,82%, nilai kelangsungan hidup 93,55± 1,87% dan prevalensi tingkat serangan jamur 0,67± 0,47%. Nilai kulaitas air masih dalam kisaran yang normal yaitu suhu 21 – 26,7 oC dan pH sebesar 7,5.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Basil leaf extract (Ocimum basilicum L.) is a natural ingredient which contains flavonoid compounds, linalool, tannins and essential oils that can prevent eggs from fungal attacks and can increase egg hatchability and survival of fish larvae. The aim of this study was to determine the effective soaking time of basil leaf extract to increase egg hatchability and survival of gourany (Osphronemus gourany L.). The method used is the experimental method in the laboratory using Completely Randomized Design (CRD). Treatments for soaking eggs in basil leaf extract, namely: P1 = 0 minutes (soaking without basil leaf extract), P2 = 10 minutes, Treatment 3 (P3) = 15 minutes and P4 = 20 minutes. Each treatment was repeated three times. Parameters observed were egg hatchability, fungal attack rate (prevalence), larval survival (viability) and water quality (temperature and pH) as supporting data. The results showed that soaking gouramy eggs in basil leaf extract had a significant effect on egg hatchability and larval survival. The best treatment was soaking time for 10 minutes which resulted in hatchability of 98 ± 0.82%, survival value of 93.55 ± 1.87% and prevalence of fungal attack rate 0.67 ± 0.47%. The value of water quality is still in the normal range, which is a temperature of 21 – 26.7 oC and a pH of 7.5.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save