Home
Login.
Artikelilmiahs
35297
Update
YAHYA BANI ARRASYID
NIM
Judul Artikel
FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KANTOR DAOP 5 PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kelelahan kerja adalah keadaan yang disertai penurunan efisiensi dan ketahanan dalam bekerja dikarenakan penurunan semangat kerja akibat pekerjaannya yang terlalu monoton. Faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja diantaranya sikap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada pekerja kantor Daop 5 Puwokerto. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 151 pekerja dengan jumlah sampel sebanyak 80 pekerja. Variabel yang diteliti adalah umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, masa kerja, sikap kerja, beban kerja, kebisingan, suhu, dan penerangan. Analisis dalam penelitian ini meliputi analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Hasil analisis bivariate menunjukan bahwa variabel umur (0,058), jenis kelamin (1,000), tingkat pendidikan (1,000), masa kerja (0,795), beban kerja (0,985), tidak memiliki hubungan dengan kelelahan kerja sedangkan status sikap kerja (0,000) memiliki hubungan dengan kelelahan kerja. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel Umur dan Sikap kerja dengan nilai odd rasio masing-masing 4,587 dan 0,285. Umur (p-value 0,005; OR= 4,587) menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada pekerja Daop 5 Purwokerto. Kesimpulan: Umur dan sikap kerja memiliki pengaruh terhadap kelelahan kerja pada pekerja Daop 5 Purwokerto. Saran: Pekerja supaya lebih memperhatikan sikap kerja dengan melakukan posisi saat bekerja dengan benar dan meningkatkan pengetahuan akan pentingnya sikap kerja saat bekerja. Mengoptimalkan dan memanfaatkan waktu istirahat yang sudah diberikan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Work fatigue is a condition accompanied by a decrease in efficiency and resilience at work due to a decrease in morale due to work that is too monotonous. Factors that affect work fatigue include work attitude. This study aims to determine the factors that affect work fatigue in Daop 5 Puwokerto office workers. Methods: This research is a quantitative research with a cross sectional study approach. The population in the study was 151 workers with a total sample of 80 workers. The variables studied were age, gender, level of education, years of service, workload and work attitude. Analysis for this research including univariate, bivariate and multivariate. Results: The results of the bivariate analysis showed that the variables of age ((0,058)), gender (1,000), secondary education (1,000), working period (0,795), workload (0,985), did not have a relationship with work fatigue while work attitude status (0,000) had a relationship. with work fatigue. The results of the multivariate analysis showed the variables of Age and Work Attitude with odd ratio values of 4.587 and 0.285, respectively. Age (p-value 0.005; OR= 4.587) is the variable that has the most influence on work fatigue in Daop 5 Purwokerto workers. Conclusion: Age and work attitude have an influence on work fatigue in Daop 5 Purwokerto workers. Suggestion: Workers should pay more attention to work attitudes by doing the right position while working and increasing knowledge of the importance of working attitude while working. Optimizing and taking advantage of the rest time that has been given
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save