Home
Login.
Artikelilmiahs
35275
Update
AQILATUN NAFISAH
NIM
Judul Artikel
Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Diri Mahasiswa Kesehatan Di Jawa Tengah dengan Kejadian COVID-19
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyebaran virus tersebut berkembang pertama kali di Wuhan, China dan sekarang menjadi pandemi. Pandemi COVID-19 di Indonesia telah menyebabkan kerugian kepada tenaga kesehatan. Upaya pencegahan risiko penularan COVID-19 membutuhkan pemahaman dan pengetahuan yang seimbang. Mahasiswa kesehatan sebagai calon garda terdepan fasilitas pelayanan kesehatan dan seorang pelajar harus selalu aktif dalam mengikuti perkembangan ilmu kesehatan termasuk COVID-19. Jawa tengah menjadi urutan ke-3 nasional kasus COVID-19 terbanyak. Kasus kematian COVID-19 di Jawa Tengah sampai bulan Desember 2021 mencapai 32.520 jiwa (case fatality rate 6,7%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi diri pada mahasiswa kesehatandi Jawa Tengah dengan Kejadian COVID-19. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Diri dengan Kejadian COVID-19. Responden penelitian merupakan mahasiswa kesehatan aktif di Provinsi Jawa Tengah pada bulan November 2021 sampai dengan Januari 2022, berusia 18-30 tahun dan tidak merokok. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi square. Hasil : Pengetahuan dan persepsi diri mahasiswa kesehatan di Jawa Tengah masuk dalam kategori baik. Hasil Uji Chi square didapatkan nilai p untuk pengetahuan adalah 0,828 (>0,05) dan nilai p untuk persepsi diri adalah 0,728 (>0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara pengetahun dan persepsi diri dengan kejadian COVID-19.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: COVID-19 is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The virus was spreaded first in Wuhan, China and then it become a pandemic. The COVID-19 pandemic in Indonesia has caused harmful to health workers. Several efforts to prevent the risk of COVID-19 transmission require a balanced understanding and knowledge. The health students as candidates for the front line of health care facilities and they always must be active in following developments in health sciences including COVID-19. Central Java is the third largest national number of COVID-19 cases. COVID-19 death cases in Central Java until December 2021 reach 32,520 people (case fatality rate 6,7%). Aim: The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and self-perception in health students with the incidence of COVID-19. Methods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional approach. The data used primary data conducted using a research instrument with questionnaire regarding the relationship of knowledge and self-perception with the Incidence of COVID-19. The sample of this study was active health students in Central Java Province from November 2021 to January 2022, aged 18-30 years, and did not smoke. Data were analyzed using Chi square test. Results: The Knowledge and self-perception of health students in Central Java were in the good category (74,3%). Chi square test showed the p-value=0,828 for knowledge and p-value= 0.728 for self-perception. Conclusion: There is no relationship between knowledge and self-perception with the incidence of COVID-19.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save