Home
Login.
Artikelilmiahs
35267
Update
AHID FAIZUL AZMA
NIM
Judul Artikel
Pola Komunikasi Anggota Masyarakat Trah Bonokeling Dalam Melestarikan Tradisi Upacara Adat Unggah-Unggahan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas tentang Pola komunikasi apa saja yang digunakan oleh masyarakat trah Bonokeling dalam upaya pelestarian tradisi Unggah-Unggahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pola komunikasi tradisional yang digunakan oleh masyarakat trah Bonokeling dalam tradisi Upacara Adat Unggah-Unggahan dan untuk mendeskripsikan faktor pendorong dan penghambat (dalam konteks komunikasi tradisional) dalam melestarikan tradisi Upacara Adat Unggah-unggahan. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumen. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan triangulasi sumber data sebagai validitas data. Hasil penelitian menunjukan bahwa penelitian mengenai pola komunikasi anggota Trah Bonokeling tergolong ke dalam pola komunikasi primer, sirkular, kelompok kecil, dan pribadi atau antarpesona. Anggota Trah Bonokeling memiliki banyak sekali acara di luar Unggah-unggahan yang memungkinkan Anggota Trah Bonokeling terus melakukan interaksi untuk memperkuat komunikasi sesama anggotanya. Faktor pendukung dalam konteks komunikasi tradisional dalam penelitian ini yaitu tradisi Unggah-unggahan merupakan ekspresi dan ungkapan kesalehan sosial masyarakat di mana rasa gotong- royong, solidaritas, dan kebersamaan menjadi pola utama dari tradisi ini. Faktor penghambat dalam konteks komunikasi tradisional dalam penelitian ini adalah saluran/jaringan pada media yang digunakan yaitu smarthphone dan interaksi yang dilakukan. Ternyata banyak anggota Trah Bonokeling yang tidak memiliki smarthphone dan akhirnya tidak bisa memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi mengenai acara besar atau acara kecil yang akan berlangsung dan dihadiri oleh masyarakat Trah Bonokeling.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study discusses what communication patterns are used bycommunity the Bonokeling breedUnggahan in an effort to preserve thetradition Unggahan The purpose of this study is to describe the traditional communication patterns used by the Bonokeling breed community in the Unggah-Unggahan Traditional Ceremony tradition and to describe the driving and inhibiting factors (in the context of traditional communication) in preserving the Unggah-UnggahanTraditional Ceremony tradition. The method used is qualitative research with data collection techniques of observation, in-depth interviews and documents. The selection of informants was carried out using purposive sampling technique and triangulation of data sources as data validity. The results showed that research on the communication patterns of members of the Bonokeling breed was classified into primary, circular, small group, and personal or interpersonal communication patterns.member BreedsBonokeling has many outdoor events Unggah-Unggahan allows Members breed Bonokeling continue interaction to strengthen communication among its members. The supporting factor in the context of traditional communication in this study is the Unggah-Unggahan tradition, which is an expression and expression of social piety in the community where a sense of mutual cooperation, solidarity, and togetherness is the main pattern of this tradition. The inhibiting factor in the context of traditional communication in this study is the channel / network on the media used, namely smartphones and the interactions carried out. It turns out that many members of the Bonokeling breed do not have smartphones and in the end they cannot use it to disseminate information about large events or small events that will take place and be attended by the people of the Bonokeling breed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save