Home
Login.
Artikelilmiahs
35227
Update
PUTRA GALIH RAHMAWAN
NIM
Judul Artikel
PENGARUH DANA PERIMBANGAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT TAHUN 2010 – 2020)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis deskriptif terhadap realisasi anggaran Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), belanja modal serta tingkat ketimpangan Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini mengambil judul : “Pengaruh Dana Perimbangan terhadap Ketimpangan Pendapatan dengan Belanja Modal sebagai Variabel Intervening (Studi pada Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2010 – 2020)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ; 1) Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Belanja Modal, 2) Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Ketimpangan Pendapatan, dan 3) Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Ketimpangan Pendapatan melalui Belanja Modal sebagai Variabel Intervening. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. Metode dan model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, analisis jalur, dan uji asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan uji asumsi klasik, menunjukkan bahwa : 1). DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, 2). DAK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap belanja modal, 3). DBH berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal, 4). DAU berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, 5). DAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, 6). DBH berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, dan 7). Belanja modal berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu melalui hasil dari penelitian ini, Pemerintah harus lebih menentukan sumber daya – sumber daya prioritas setiap daerahnya untuk dapat meratanya alokasi dari DAK yang nantinya mampu memfasilitasi kebutuhan daerah yang diproyeksikan melalui belanja modal. Pemerintah pun harus betul – betul memproyeksikan pendistribusian dari DAU kepada masing – masing daerah dengan merata guna terfasilitasinya segala kebutuhan dan menentukan fokus dan prioritas pembiayaan terhadap masing – masing daerah guna mengurangi angka ketimpangan pendapatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is a quantitative research with descriptive analysis method on the realization of the General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), Revenue Sharing Fund (DBH), capital expenditure and the level of inequality in West Java Province. This study takes the title: "The Effect of Balancing Funds on Income Inequality with Capital Expenditures as an Intervening Variable (Studies in Regencies/Cities in West Java in 2010 - 2020)". The purpose of this study is to analyze; 1) Effect of General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and Revenue Sharing Fund (DBH) on Capital Expenditures, 2) Effect of General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and Revenue Sharing Fund (DBH) on Income Inequality, and 3) The Effect of General Allocation Funds (DAU), Special Allocation Funds (DAK) and Revenue Sharing Funds (DBH) on Income Inequality through Capital Expenditures as Intervening Variables. The data in this study is secondary data obtained from the official website of the Directorate General of Fiscal Balance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia and the Central Statistics Agency of West Java Province. The analytical methods and models used in this research are quantitative descriptive, path analysis, and classical assumption test. Based on the results of research and data analysis using the classical assumption test, it shows that: 1). DAU has a positive and significant effect on capital expenditures, 2). DAK has a negative and insignificant effect on capital expenditures, 3). DBH has a positive and significant effect on capital expenditures, 4). DAU has a negative and insignificant effect on income inequality, 5). DAK has a positive and significant effect on income inequality, 6). DBH has a negative and insignificant effect on income inequality, and 7). Capital expenditure has a negative and insignificant effect on income inequality. The implication of the conclusion above is that through the results of this study, the Government must determine priority resources for each region in order to be able to evenly distribute the DAK allocation which will later be able to facilitate projected regional needs through capital expenditures. The government must also project the distribution of the DAU to each region evenly in order to facilitate all needs and determine the focus and priority of financing for each region in order to reduce income inequality.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save