Home
Login.
Artikelilmiahs
35193
Update
NADYA ELSA CAHYANINGRUM
NIM
Judul Artikel
PERBANDINGAN USIA PERKEMBANGAN GIGI ANTARA ANAK TALASEMIA MAYOR DENGAN ANAK NON TALASEMIA MENGGUNAKAN METODE DEMIRJIAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Talasemia mayor merupakan talasemia yang terjadi karena adanya kelainan pada dua gen yang menyebabkan penyandang tidak dapat memproduksi rantai globin. Gejala utama talasemia mayor berupa anemia disertai dengan salah satu gejela lainnya adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan gigi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menilai tingkat perkembangan gigi adalah penentuan usia perkembangan gigi dengan metode Demirjian.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan usia perkembangan gigi anak talasemia mayor dengan anak non talasemia menggunakan metode Demirjian. Penelitian ini berjenis deskriptif observasional dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak talasemia mayor di RSUD Banyumas dan anak non talasemia di Panti Asuhan Al-Amin Dipo Soedarmo, sempel penelitian dipilih dengen menggunakan teknik purposive sampling sejumlah 48 anak dengan 24 anak talasemia dan 24 anak non talasemia. Penilaian usia perkembangan gigi dilakukan terhadap 7 gigi di regio kiri bawah dari 48 gambaran radiografi panoramik sampel. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji independent t-test untuk mengetahui tingkat perbedaan usia perkembangan gigi dari kedua kelompok. Hasil analisis data didapatkan nilai p=0.007 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antar kedua kelompok dengan nilai rata-rata usia perkembangan gigi kelompok anak talasemia mayor dan non talasemia secara beturut-turut sebesar 12,7262 dan 13,9604 serta rerata selesih usia kronologis dan usia perkembangan gigi dari kedua kelompok adalah -0,9391 pada anak talasemia dan 0,2691 pada anak non talasemia. Simpulan dari penelitian ini adalah perkembangan gigi pada anak talasemia mayor lebih lambat dibandingkan anak non talasemia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Major thalassemia is thalassemia that occurs due to abnormalities in two genes that prevent people from producing globin chains. The main symptoms of major thalassemia is an anemia accompanied with tooth growth and development disorders. One method that can be used to assess the degree of dental development is the determination of the age dental development by the Demirjian method. This study aims to find out the comparison of the age of dental development of the major thalassemia to that of non-thalassemia children using the Demirjian method. This research was an observational descriptive type with a cross-sectional method. The populations in this study were the major thalassemia children at Banyumas RSUD and non-thalassemia children at the Al-Amin Dipo Soedarmo Orphanage, research samples was selected a purposive sampling of 48 childrens with 24 thalassemia childrens and 24 non-thalassemia childrens. Assessment of tooth development age was performed against 7 teeth in the lower-left region of 48 panoramic radiographic images of the sample. The analysis was performed using an independent t-test to find out the degree of difference in age of tooth development of the two groups. Statistical results were obtained at p=0.007 (<0.05) which means that there were significant difference between the two groups with the average age of dental development the group of major thalassemia and non-thalassemia children respectively 12.7262 and 13.9604 and the difference of the chronological age and the development age of the teeth in the two groups was -0,9391 in thalassemia children and 0,2691 in non-thalassemia children. This study concludes that there is a delay in the growth and development of teeth in children with mayor thalassemia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save