Home
Login.
Artikelilmiahs
35179
Update
ANISA NUR KHUROTAAYUN
NIM
Judul Artikel
POTENSI EKSTRAK TINTA CUMI-CUMI DAN SOTONG SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tinta hitam pada Loligo sp. dan Sepia sp. merupakan bioaktif yang diproduksi sebagai alat untuk pertahanan diri terhadap lawan antara lain terhadap serangan bakteri dikenal sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi ekstrak tinta Cumi-cumi (Loligo sp.) dan Sotong (Sepia sp.) sebagai antibakteri terhadap bakteri patogen Gram negatif Escherichia coli dan bakteri Gram positif Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi skala laboratorium. Ekstraksi tinta Loligo sp. dan Sepia sp. dilakukan dengan menggunakan pelarut metanol dan n-heksan. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tinta Loligo sp. dan Sepia sp. mampu menghambat kedua spesies bakteri patogen manusia yang duji. Rata-rata lebar zona hambat hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak tinta Loligo sp. terhadap bakteri E. coli dengan pelarut metanol berkisar 1,22 mm – 1,71 mm dan n- heksana berkisar 0,79 mm – 1,48 mm, sedangkan terhadap bakteri S. aureus dengan pelarut metanol berkisar 1,23 mm – 1,80 mm dan n- heksana berkisar 1,63 mm – 2,14 mm. Rata-rata lebar zona hambat ekstrak tinta Sepia sp. terhadap bakteri E. coli dengan pelarut metanol berkisar 1,58 mm – 1,86 mm dan n- heksana berkisar 1,12 mm – 1,88 mm, sedangkan terhadap bakteri S. aureus dengan pelarut metanol berkisar 1,87 mm – 2,98 mm dan n- heksana berkisar 1,14 mm – 2,41 mm. Sifat penghambatan ekstrak tinta Loligo sp. dan Sepia sp. terhadap bakteri Staphylococcus aureus bersifat bakteriosidal namun terhadap Escherichia coli bersifat bakteriostatis. Ekstrak tinta Sepia sp. lebih berpotensi sebagai antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus dibandingkan ekstrak Loligo sp.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Black ink on Loligo sp. and Sepia sp. is a bioactive that is produced as a tool for self-defense against opponents, among others, against bacterial attacks known as antibacterial. This study aimed to determine the potential of squid (Loligo sp.) and Cuttlefish (Sepia sp.) ink extracts as antibacterial against Gram-negative bacteria Escherichia coli and Gram-positive bacteria Staphylococcus aureus. The method used in this research was a laboratory scale exploration. Loligo sp. ink extraction. and Sepia sp. carried out using methanol and n-hexane as solvent. Antibacterial activity testing was carried out using the agar diffusion method. The results showed that the ink extract of Loligo sp. and Sepia sp. able to inhibit both species of human pathogenic bacteria tested. The average width of the inhibition zone of the antibacterial activity test results of Loligo sp. ink extract. against E. coli bacteria with methanol solvent ranging from 1.22 mm - 1.71 mm and n-hexane ranging from 0.79 mm - 1.48 mm, while against S. aureus bacteria with methanol solvent ranging from 1.23 mm - 1, 80 mm and n-hexane ranged from 1.63 mm to 2.14 mm. The average width of the inhibition zone of the Sepia sp ink extract. against bacteria E. coli with methanol solvent ranged from 1.58 mm - 1.86 mm and n-hexane ranged from 1.12 mm - 1.88 mm, while against S. aureus bacteria with methanol solvent ranged from 1.87 mm - 2, 98 mm and n-hexane ranged from 1.14 mm – 2.41 mm. Inhibitory properties of Loligo sp. and Sepia sp. ink extract against Staphylococcus aureus was bactericidal but against Escherichia coli was bacteriostatic. Sepia sp ink extract. more potential as antibacterial against E. coli and S. aureus than Loligo sp.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save