Home
Login.
Artikelilmiahs
35162
Update
DIAH PUJI LESTARI
NIM
Judul Artikel
Inovasi Pelayanan Kesehatan Program Kelas Ibu Hamil Terpadu (Lasbudu) Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu di Puskesmas Kembaran II, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul Inovasi Pelayanan Kesehatan Program Kelas Ibu Hamil Terpadu (Lasbudu) Dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu di Puskesmas Kembaran II, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keberhasilan inovasi program Lasbudu dalam menekan angka kematian ibu yang terjadi di Puskesmas Kembaran II yang semula terdapat tiga kasus angka kematian ibu di tahun 2017 menjadi nol kasus di tahun 2018-2019. Pelaksanaan program ini didasari dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Kembaran II No.001/2018 yang mewajibkan setiap penyelenggaraan layanan kesehatan ibu hamil di wilayah Puskesmas Kembaran II. Terdapat bebrapa faktor yang menjadikan inovasi ini berhasil menekan angka kematian ibu di wilayah Puskesmas Kembaran II. Inovasi dalam layanan ini adalah karena menggunakan sistem jemput bola dalam memberikan layanan kesehatan pada ibu hamil dimasing-masing desa wilayah kerja di Puskesmas Kembaran II. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan lebih mendalam mengenai inovasi pelayanan kesehatan kelas ibu hamil terpadu (Lasbudu) serta factor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan inovasi program kelas ibu hamil terpadu (Lasbudu) dalam menurunkan angka kematian ibu di Puskesmas Kembaran II, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah reduksi data, pengujian data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi program Lasbudu dalam memberikan edukasi sekaligus memberikan layanan dasar pada ibu hamil dimasing-masing desa di wilayah Puskesmas Kembaran II jika dilihat menggunakan konsep Rogers (1983). Pertama, inovasi ini memberikan kemudahan pada ibu hamil yang tinggal di desa terjauh dari Puskesmas Kembaran II yaitu Desa Bojongsari, Pliken, dan Ledug dalam mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil secara cepat, tepat dan efisien waktu. Kedua, inovasi ini memiliki keseusaian dengan kebutuhan dan norma dilingkungan sekitar masyarakat sehingga dapat dengan mudah diterima. Ketiga, inovasi ini mudah dipahami oleh masyarakat sehingga penerapannya dapat dilakukan dengan mudah dan tepat sasaran. Keempat, dampak dari inovasi ini juga dapat langsung dirasakan terutama oleh ibu hamil dan hasil akhir dari inovasi ini adalah keberhasilannya dalam menurunkan angka kematian ibu di Puskesmas Kembaran II. Meskipun inovasi ini sudah berhasil dalam menurunkan angka kematian ibu masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Salah satu kendala yang dihadapi yaitu kurangnya tenaga kesehatan Puskesmas Kembaran II dibidang pemeriksaan laboratorium sehingga seringkali pelaksaanaan inovasi ini menjadi terhambat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled Innovation of Health Services for the Integrated Maternity Class Program (Lasbudu) in an Effort to Reduce Maternal Mortality Rates at the Kembaran II Health Center, Banyumas Regency. This research is motivated by the success of the Lasbudu program innovation in reducing the maternal mortality rate that occurred at the Kembaran II Health Center which originally had three cases of maternal mortality in 2017 to zero cases in 2018-2019. The implementation of this program is based on the Decree of the Head of the Kembaran II Community Health Center No. 001/2018 which requires every provision of health services for pregnant women in the Kembaran II Health Center area. There are several factors that make this innovation successful in reducing maternal mortality in the Kembaran II Health Center area. The innovation in this service is because it uses a ball pick-up system in providing health services to pregnant women in each working area village at the Kembaran II Health Center. The purpose of this study is to find out and describe more deeply about the innovation of health services for the integrated class of pregnant women (Lasbudu) and the factors that influence the success of the innovation of the integrated class of pregnant women (Lasbudu) in reducing maternal mortality at the Kembaran II Health Center, Banyumas Regency. The method used in this research is a qualitative method. Selection of informants using a purposive sampling technique. Collecting data through interviews, observation, and documentation. The analytical method used is data reduction, data testing, and data collection. The results of this study indicate the success of the Lasbudu program innovation in providing education as well as providing basic services to pregnant women in each village in the Kembaran II Health Center area when viewed using the Rogers concept (1983). First, this innovation provides convenience for pregnant women who live in the farthest village from the Kembaran II Health Center, namely Bojongsari, Pliken, and Ledug villages in getting health services for pregnant women quickly, precisely, and time efficiently. Second, this innovation is in accordance with the needs and norms of the environment around the community so that it can be easily accepted. Third, this innovation is easily understood by the public so that its application can be carried out easily and on target. Fourth, the impact of this innovation can also be directly felt, especially by pregnant women and the end result of this innovation is its success in reducing maternal mortality at the Kembaran II Health Center. Although this innovation has succeeded in reducing maternal mortality, there are still some obstacles in its implementation. One of the obstacles faced is the lack of health personnel at the Kembaran II Health Center in the field of laboratory examinations so the implementation of this innovation is often hampered.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save