Home
Login.
Artikelilmiahs
35035
Update
CALLISTA RIAN I PUTRI
NIM
Judul Artikel
INDUKSI BUNGA TANAMAN JERUK (Citrus sp.) MENGGUNAKAN PAKLOBUTRAZOL DAN MANIPULASI LAMA KEKERINGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Produksi jeruk dapat ditingkatkan dengan merangsang pembungaan jeruk di luar waktu alaminya menggunakan zat pengatur tumbuh paklobutrazol dan manipulasi lama kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh aplikasi paklobutrazol dan mendapatkan dosis terbaik terhadap induksi bunga jeruk, (2) mengetahui pengaruh lama kekeringan dan mendapatkan lama kekeringan terbaik terhadap induksi bunga jeruk, (3) mengkaji interaksi dan mendapatkan kombinasi terbaik antara dosis paklobutrazol dan lama kekeringan terhadap induksi bunga jeruk. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari September 2020 sampai Januari 2021 di lahan Desa Rejasari, Purwokerto Barat, Banyumas dan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan paklobutrazol dengan 3 taraf yaitu tanpa paklobutrazol, bahan aktif 0,75 g/ tanaman, bahan aktif 1,5 g/ tanaman dan faktor kedua adalah perlakuan lama kekeringan dengan 4 taraf yaitu kontrol (taraf kekeringan 0%), 1 minggu, 2 minggu dan 3 minggu (taraf kekeringan 60%), sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Paklobutrazol dapat menurunkan jumlah tunas vegetatif dan panjang tunas, serta meningkatkan kehijauan daun. Lama kekeringan dapat meningkatkan jumlah tunas generatif. Kombinasi perlakuan terbaik untuk menurunkan jumlah tunas vegetatif adalah paklobutrazol 1,5 g/tanaman dan lama kekeringan 3 minggu. Pemberian paklobutrazol dan manipulasi lama kekeringan berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif dan induksi bunga jeruk.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Orange production can be increased by stimulated citrus flowering outside its natural time using the growth regulator paklobutrazole and manipulation of drought duration. This study aims to: (1) determine the effect of the application of paklobutrazole and get the best dose on citrus flower induction, (2) determine the effect of drought duration and get the best drought duration on citrus flower induction, (3) examine the interaction and get the best combination between doses of paclobutrazole and length of dryness on citrus flower induction. This research was carried out from September 2020 to January 2021 on the land of Rejasari Village, West Purwokerto, Banyumas and at the Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University. The study used a completely randomized block design consisting of 2 factors with 3 replications. The first factor is the treatment of paclobutrazole with 3 levels, namely without paclobutrazole, the active ingredient is 0.75 g/plant, the active ingredient is 1.5 g/plant and the second factor is the long drought treatment with 4 levels, namely control (dry level 0%), 1 week , 2 weeks and 3 weeks (60% dryness level), so there were 12 treatment combinations. The results showed that: Paklobutrazol can reduce the number of vegetative shoots and shoot length, and increase the greenness of the leaves. Long drought can increase the number of generative shoots. The best treatment combination to reduce the number of vegetative shoots was paklobutrazole 1.5 g/plant and 3 weeks of dryness. The administration of paklobutrazole and manipulation of drought duration affected vegetative growth and citrus flower induction.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save