Home
Login.
Artikelilmiahs
3501
Update
PRANASAKTI ADHI PRABOWO
NIM
Judul Artikel
ANALISIS STABILITAS LERENG TERHADAP VARIASI CURAH HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia adalah salah satu negara yang sering mengalami musibah tanah longsor. Adapun faktor penyebab terjadinya kelongsoran antara lain adalah curah hujan, sudut kemiringan lereng dan struktur tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu kritis dan angka aman (safety factor) pada suatu lereng yang berpotensi mengalami keruntuhan, serta mengetahui tingkat kesalahan terhadap hasil analisis menggunakan permodelan fisik. Variasi sudut kemirngan lereng yang digunakan adalah 30, 35 dan 40 derajat. Variasi curah hujan yang digunakan adalah 60, 70 dan 80 mm/jam. Data tanah, curah hujan, sudut kemirngan lereng dan model geometri yang digunakan berasal dari hasil penelitian Desi Andriani dan Iman Kurniawan Syah mengenai analisis stabilitas lereng menggunakan permodelan fisik yang dilakukan di laboratorium Universitas Jenderal Soedirman.Analisis dilakukan dengan cara membuat simulasi model menggunakan program PLAXIS v.8 yang merupakan perangkat lunak berbasis elemen hingga. Langkah-langkah yang dilakukan adalah penentuan geometri model, penentuan model material, penentuan parameter model, dan tahapan kalkulasi. Analisis yang dilakukan yaitu analisis penambahan tinggi muka air tanah hingga didapatkan kondisi angka aman (SF) dibawah 1.Hasil dari analisis menunjukan bahwa waktu kritis terkecil adalah 9,76 menit dan terbesar 46 menit. Dari perbandingan dengan model fisik didapatkan error SF sebesar 0,141 untuk sudut 30° dan 0,001 untuk sudut 35°. Untuk sudut 40° mengalami keruntuhan pada kondisi awal (initial condition).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is a country which that is often have some landslide disaster. The factors that causes landslide are rainfall, slope angle and soil structure. The purpose of this study was to determine the critical time and safety number (safety factor) on a slope that potentially collapsed, and to know the error rate to the analysis results by using physical modeling. Variations of slope angle that used are 30, 35 and 40 degrees. Variations in rainfall that used are 60, 70 and 80 mm / h. Soil’s data, precipitation, slope angle and geometry model are derived from research results by Desi Andriani and Iman Kurniawan Syah about slope stability analysis by using physical modeling which performed in the laboratory of the Jend. Soedirman State University. The analysis was done by created a simulation model using v.8 PLAXIS program which is based on finite element software. The steps taken are the determination of the geometry model, the determination of material models, the determination of model parameters, and phase calculations. The analysis which one is additional analysis of ground water level to obtain safe numbers (SF) condition under 1(one). The results of the analysis showed that the shortest of critical time is 9.76 minutes and longest one is 46 minutes. Out of a comparison by the physical model it obtained the SF error of 0,141 for 30 ° angle and 0,001 for 35 ° angle. For the 40 ° angle it is collapsed in the initial conditions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save