Home
Login.
Artikelilmiahs
34989
Update
ANISSA NURLAELY
NIM
Judul Artikel
CHILD ABUSE REFLECTED IN FRANCES HODGSON BURNETT’S A LITTLE PRINCESS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Kekerasan terhadap anak di Era Victoria menggambarkan tingginya tuntutan materialistis yang tertanam kuat dalam sistem masyarakat. Meskipun usia mereka masih muda, industrialisasi yang pesat memaksa anak-anak untuk dianggap 'dewasa' layaknya orang dewasa sungguhan. A Little Princess karya Frances Hodgson Burnett menggambarkan kondisi sosial masyarakat Era Victoria yang berfokus ke masyarakat kelas menengah. Novel ini berlatarbelakang selama Era Victoria ketika anak-anak dipaksa untuk berkontribusi secara finansial kepada keluarga atau pengasuh mereka. Oleh karena itu, analisis kekerasan terhadap anak untuk novel ini dilakukan dengan sosiologi sastra. Penelitian kualitatif ini menggunakan teori kekerasan terhadap anak yang dikategorikan oleh UNICEF dan beberapa ahli lainnya. Temuan menunjukkan bahwa (1) kedua tokoh utama, Sara dan Becky, mengalami kekerasan dalam bentuk emosional dan kelalaian. Mereka direndahkan, ditolak, diancam, dimarahi dan dieksploitasi oleh Miss Minchin sebagai pengasuh mereka, yang kemudian mempengaruhi kepribadian mereka. Namun, Becky menerima perilaku diskriminatif dan menindas yang lebih keras karena statusnya sebagai 'pekerja anak' dari keluarga kelas pekerja. Kemudian, (2) dampak kekerasan terhadap anak dapat dilihat melalui perubahan kepribadian dan kesehatan fisik Sara dan Becky. Akibatnya, depresi dan harga diri rendah, serta masalah kesehatan, muncul sebagai konsekuensi dari tugas tambahan dan kondisi hidup yang tidak sehat dan tidak memadai. Dengan demikian, analisis membuktikan bahwa kasus kekerasan terhadap anak terkait dengan aspek sosial yang ada dalam masyarakat Victoria di mana orang-orang dibagi berdasarkan status sosial mereka.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Child abuse in the Victorian Era illustrates the high materialistic demands that are strongly embedded in the societal system. Despite their young age, the rapid industrialization forced children to be regarded as ‘mature’ as adults. Frances Hodgson Burnett’s A Little Princess depicts the social conditions of Victorian society which predominantly focuses on middle-class. This novel is set during Victorian Era when the children were forced to financially contribute to their family or caregivers. Therefore, this analysis of child abuse for this novel is conducted with sociology of literature. This qualitative research utilizes child abuse theories categorized by UNICEF and some other scholars. The findings show that (1) both main characters, Sara and Becky, experienced abuse in the form of emotional and negligence. They are demeaned, rejected, threatened, scolded and exploited by Miss Minchin as their caregiver, which subsequently affects their personality. However, Becky received harsher discriminatory and oppressive behavior since her status as ‘child labor’ a working class family. Then, (2) the impact of child abuse can be seen through the change of Sara and Becky personalities and physical health. As a result, depression and low self-esteem, as well as health problem, emerge as consequences of extra tasks and unhealthy and inadequate living condition. Thus, the analysis proves that the child abuse case is related to social aspects that existed within Victorian society in which people were divided based on their social status.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save