Home
Login.
Artikelilmiahs
34852
Update
FALIH ABDURRAHMAN
NIM
Judul Artikel
Implementasi Program Jogo Tonggo Dalam Pencegahan Dan Penanganan Covid-19 Di Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tingginya kasus Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah provinsi Jawa Tengah mengeluarkan Intruksi Gubernur Jawa Tengah No. 1 Tahun 2020 Tentang Pembentukan “Satgas Jogo Tonggo.” Desa Selakambang merupakan salah satu desa yang menerapkan Program Jogo Tonggo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menggambarkan Implementasi Program Jogo Tonggo dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Program Jogo Tonggo dalam Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan model implementasi kebijakan bottom-up Adam Smith. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan Implementasi program jogo tonggo di Desa Selakambang belum berjalan optimal. Bidang kesehatan merupakan bidang yang paling terimplementasi dengan baik. Dari 8 kegiatan bidang kesehatan terdapat 7 kegiatan yang terlaksana. Bidang ekonomi terdapat 7 dari 9 kegiatan yang telah terlaksana. Dalam bidang sosial keamanan terdapat 9 dari 12 kegiatan yang terlaksana. Sementara itu, bidang hiburan jogo tonggo di Desa Selakambang belum terimplementasi. Kurangnya pemahaman pelaksana terhadap pedoman jogo tonggo, tingkat pendidikan yang berbeda antar masyarakat, lemahnya pengawasan, kurangnya dukungan anggaran, dan adanya kebijakan pemerintah. Sedangkan faktor-faktor keberhasilan jogo tonggo di Desa Selakambang antara lain, sarana dan prasarana yang lengkap, keaktifan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan covid-19, komunikasi yang baik antara satgas dengan pemerintah desa, dan Perkembangan teknologi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The high number of Covid-19 cases in Indonesia prompted the Central Java provincial government to issue Central Java Governor Instruction No. 1 of 2020 concerning the Establishment of the “Jogo Tonggo Task Force.” Selakambang Village is one of the villages implementing the Jogo Tonggo Program. The purpose of this study is to identify and describe the Implementation of the Jogo Tonggo Program in the Prevention and Handling of Covid-19 in Selakambang Village, Kaligondang District, Purbalingga Regency and to determine the factors that influence the successful implementation of the Jogo Tonggo Program in the Prevention and Handling of Covid-19 in Selakambang Village, Kaligondang District, Purbalingga Regency. This research uses Adam Smith's bottom-up policy implementation model. The method used is descriptive qualitative method. The informant selection technique is purposive sampling. Data was collected through interviews, observation and documentation. The data analysis method used is interactive analysis method. The results showed that the implementation of the jogo tonggo program in Selakambang Village had not run optimally. The health sector is the most well-implemented sector. Of the 8 health sector activities, 7 activities were carried out. In the economic sector, 7 out of 9 activities have been carried out. In the field of social security, 9 out of 12 activities were carried out. Meanwhile, the Jogo Tonggo entertainment sector in Selakambang Village has not yet been implemented. Lack of understanding of implementers of the jogo tonggo guidelines, different levels of education between communities, weak supervision, lack of budget support, and government policies. While the success factors for jogo tonggo in Selakambang Village include complete facilities and infrastructure, community activity in preventing and handling COVID-19, good communication between the task force and the village government, and technological developments.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save