Home
Login.
Artikelilmiahs
34783
Update
NURUL SALSABILA
NIM
Judul Artikel
GAMBARAN PENERAPAN PERSONAL HYGIENE DI PABRIK PENGOLAHAN NOPIA X DI DESA PEKUNDEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Personal hygiene akan berdampak pada kesehatan seseorang. Personal hygiene yang baik dapat mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan yang berasal dari individu penjamah makanan. Rendahnya personal hygiene pada penjamah makanan dapat menurunkan keamanan pangan dan kualitas makanan yang dihasilkan sehingga berisiko menyebabkan gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran penerapan personal hygiene di pabrik pengolahan Nopia X di Desa Pekunden Banyumas. Metode : Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan teknik accidental sampling untuk wawancara mendalam dan total sampling untuk observasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang karyawan dan 1 orang manager. Alur tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil Penelitian : Hasil analisis penelitian yang berasal dari wawancara mendalam di dapati dua tema besar yaitu peran tenaga penjamah makanan dalam menerapkan personal hygiene dan peran institusi dalam menerapkan personal hygiene. Pada gambaran perilaku personal hygiene didapati hasil observasi yaitu cukup baik (58%) walaupun dari beberapa indikator ada yang tidak menerapkan secara maksimal. Kesimpulan : Gambaran persepsi personal hygiene secara umum masih kurang. Gambaran informasi personal hygiene masih rendah karena pendidikan yang rendah serta tidak ada pelatihan dan pendidikan khusus. Gambaran perilaku kebersihan diri pada saat menyentuh makanan, karyawan semaksimal mungkin selalu menjaga kebersihan diri salah satunya mencuci tangan secara rutin. Gambaran kebijakan personal hygiene yang dimiliki kurang optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Personal hygiene will have an impact on a person's health. Good personal hygiene can control the risk factors for contamination of food from individual food handlers. The low personal hygiene of food handlers can reduce food safety and the quality of the food produced so that it is at risk of causing health problems. The purpose of this study was to describe the application of personal hygiene at the Nopia X processing plant in Pekunden Village, Banyumas. Methodology : The study used a qualitative method, with accidental sampling technique for in-depth interviews and total sampling for observation. The research subjects consisted of 10 employees and 1 manager. The flow of data analysis stages includes data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. Research Results : The results of research analysis derived from in-depth interviews found two major themes, namely the role of food handlers in implementing personal hygiene and the role of institutions in implementing personal hygiene. In the description of personal hygiene behavior, it was found that the observation results were quite good (58%) although some indicators did not apply optimally. Conclusion : The general perception of personal hygiene is still lacking. The description of personal hygiene information is still low due to low education and no special training and education. The description of personal hygiene behavior when touching food, employees as much as possible always maintain personal hygiene, one of which is washing hands regularly. The description of the personal hygiene policy that is owned is less than optimal. Keywords: Personal Hygiene, Food Processing, Perception, Behavior
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save